Dubes RI Optimistis Kerja Sama Mineral Indonesia–Tajikistan

  • 20 Des 2025 15:10 WIB
  •  Bandung

KBRN, Bandung: Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan, Dr. M. Fadjroel Rachman, menyatakan optimisme tinggi terhadap masa depan kerja sama ekonomi Indonesia dan Tajikistan. Khususnya di sektor mineral yang dinilai memiliki prospek strategis bagi kedua negara.

Optimisme tersebut disampaikan Dubes Fadjroel usai melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Duta Besar Tajikistan untuk Indonesia, H.E. Mr. Ardasher Qodiri, dalam komunikasi diplomatik yang berlangsung hangat dan konstruktif baru-baru ini.

Dalam percakapan tersebut, kedua duta besar membahas tindak lanjut rencana strategis investasi mineral Tajikistan di Indonesia.

Dubes Fadjroel menegaskan pentingnya menjaga momentum kerja sama agar dapat segera diakselerasi menjadi langkah-langkah konkret yang saling menguntungkan.

“Dalam pembicaraan dengan Dubes Ardasher, kami berdua memiliki pandangan yang sama dan sangat optimistis untuk melanjutkan rencana investasi mineral Tajikistan di Indonesia,” ujar Dubes Fadjroel dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, rencana kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan tingkat tinggi dengan Perdana Menteri Tajikistan H.E. Kokhir Rasulzoda serta Menteri Industri dan Teknologi Baru Tajikistan H.E. Sherali Kabir. Menurutnya, komitmen politik yang kuat menjadi modal penting untuk merealisasikan kerja sama ekonomi.

“Ini adalah langkah konkret yang akan membawa manfaat bagi kedua negara dan menjadi implementasi nyata dari kesepakatan yang telah dibangun sebelumnya,” tambahnya.

Baca juga : Salju Langka Selimuti Arab Saudi Akibat Cuaca Ekstrem

Sektor mineral dinilai sebagai salah satu pilar potensial dalam hubungan ekonomi bilateral. Tajikistan, yang memiliki kekayaan sumber daya alam terutama di kawasan pegunungan, melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan industri dan investasi mineral berkelanjutan.

Selain sektor mineral, kedua duta besar juga menyepakati komitmen untuk memperluas kolaborasi di berbagai bidang lain, mulai dari ekonomi, sosial, hingga budaya. Kesepakatan ini disebut sebagai bagian dari amanah diplomatik untuk terus mempererat hubungan bilateral kedua negara.

“Kami sepakat untuk terus berkolaborasi memajukan kerja sama di semua bidang,baik ekonomi, sosial, maupun budaya sesuai dengan tugas dan wewenang sebagai Duta Besar yang diamanahkan negara kepada kami,” kata Dubes Fadjroel.

Melalui komunikasi intensif antara KBRI Astana dan Kedutaan Besar Tajikistan, kerja sama ini diharapkan dapat segera diwujudkan dalam bentuk proyek-proyek strategis. Sekaligus memperkuat persahabatan dan hubungan jangka panjang antara rakyat Indonesia dan Tajikistan.

Rekomendasi Berita