PMI Bandung Tetap Layani Donor Darah saat Ramadan

  • 24 Feb 2026 13:18 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Kebutuhan darah di rumah sakit tetap berjalan selama bulan suci Ramadan. Untuk menjaga ketersediaan stok, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung menerapkan sejumlah mekanisme khusus.

Hal tersebut disampaikan dr. H. Wahyu Suryawidjaja, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Unit Donor Darah PMI Kota Bandung saat wawancara di PRO 1 RRI Bandung, Selasa, 24 Februari 2026, pukul 08.45 WIB. Ia menjelaskan bahwa pasien yang membutuhkan darah dianjurkan membawa satu orang pendonor pengganti.

Menurutnya, pendonor tersebut tidak harus memiliki golongan darah yang sama dengan pasien. Tujuannya adalah untuk mengganti stok darah yang telah diberikan kepada pasien lain yang membutuhkan. “Kebijakan tersebut telah disosialisasikan kepada seluruh rumah sakit di Kota Bandung agar ketersediaan darah tetap terjaga,” ujarnya.

Langkah ini dilakukan agar ketersediaan darah tetap terjaga selama Ramadan. Selain itu, PMI Kota Bandung tetap melayani donor darah selama 24 jam penuh selama bulan puasa hingga satu minggu setelah Ramadan. PMI juga membuka layanan donor di sejumlah pusat perbelanjaan, yakni BIP, King, dan Park Avenue.

“Kita standby dari jam dua sore sampai setelah magrib. Pun misalkan stok darah sudah menipis dan tidak ada sama sekali, biasanya kita meminta bantuan kepada ABRI,” ujarnya.

Ia menjelaskan, masyarakat yang sudah terbiasa donor dan tidak memiliki rasa takut dapat melakukan donor kapan saja selama kondisi tubuh sehat. Namun, bagi pendonor yang belum terbiasa, dianjurkan untuk mendonorkan darah mendekati waktu berbuka puasa.

Adapun syarat donor darah selama Ramadan tetap sama seperti hari biasa. Pendonor harus dalam kondisi sehat, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, tekanan darah stabil, serta kadar hemoglobin (HB) yang memenuhi ketentuan medis.

Rekomendasi Berita