Penampilan Robot Polisi Di HUT Bhayangkara ke 79

  • 01 Jul 2025 19:52 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung : Kalau biasanya peringatan HUT Bhayangkara identik dengan upacara militer, parade kendaraan taktis, dan sambutan pejabat tinggi negara, tahun ini terasa beda—bahkan bisa dibilang futuristik.

Di tengah lapangan Monas yang dipenuhi ribuan penonton, bukan cuma pasukan elite dan pejabat negara yang mencuri perhatian, tapi juga puluhan robot canggih yang tampil berbaris rapi, memberi hormat, bahkan mensimulasikan penanganan kejahatan. Ya, kamu nggak salah baca—robot polisi beneran hadir dalam rangkaian HUT Bhayangkara ke79!

Bagi banyak anak muda, momen ini terasa fresh dan membuka mata. Selama ini, Polri sering dianggap terlalu formal dan kurang relevan dengan dunia anak muda yang dinamis dan digital. Tapi kehadiran robot-robot ini, dari humanoid yang bisa baris-berbaris, sampai I-K9 robot dogyang bisa mendeteksi radiasi dan bom, membuat banyak orang akhirnya bertanya-tanya: Apakah ini awal wajah baru Polri yang lebih tech-savvy dan open-minded?

Acara ini pun bukan sekadar ajang pamer teknologi, tapi juga jadi simbol bahwa Polri ingin bertransformasi—bukan hanya menjadi institusi yang kuat secara fisik, tapi juga cerdas, kolaboratif, dan siap menghadapi tantangan keamanan di era digital.

Sebanyak 25 unit robot dipamerkan dalam defile dan simulasi pengamanan, terdiri dari 10 humanoid robot, 10 robot anjing K-9, 2 robot tank kecil, 2 unit robot ROPI, serta 1 drone pertanian. Seluruh robot ini ditampilkan dalam sesi upacara yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan para pejabat tinggi negara.

Robot-robot tersebut bukan sekadar atraksi. Dalam simulasi, mereka diperlihatkan memiliki kemampuan taktis dan responsif dalam situasi pengamanan. Robot humanoidmampu baris-berbaris, memberi hormat, dan melakukan pemindaian wajah. Sementara itu, robot K-9 digunakan untuk mendekati kendaraan mencurigakan yang diduga mengandung bahan berbahaya atau radioaktif.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri siap menghadapi tantangan keamanan era digital, dan teknologi menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” disampaikan oleh Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko yang Dikutip dari rilis Antara News menjelang HUT Bhayangkara ke79.

Inovasi ini juga mendapat perhatian khusus dari publik, terutama kalangan muda. Banyak di antara mereka yang hadir di lokasi menilai bahwa kehadiran robot adalah langkah progresif Polri untuk lebih dekat dengan generasi digital.

Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi Polri dengan anak muda. Beberapa robot yang ditampilkan merupakan hasil kerja sama dengan startup teknologi lokal dan mahasiswa kampus teknik di Indonesia. Langkah ini memperkuat sinyal bahwa Polri tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga mendorong inovasi dan keterlibatan generasi muda.

Sebelumnya, berbagai rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke79 telah digelar sejak pertengahan Juni, termasuk lomba sosial, bazar UMKM, dan dialog publik. Upacara puncak tahun ini mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, yang menekankan pada komitmen Polri untuk terus bertransformasi dan mendekatkan diri kepada rakyat.

Dengan menghadirkan teknologi sebagai bagian dari acara kenegaraan, Polri tak hanya mengubah wajah peringatan HUT Bhayangkara, tetapi juga membuka ruang baru bagi anak muda untuk ikut terlibat membentuk masa depan keamanan Indonesia.

Rekomendasi Berita