Gencatan Senjata, Rumah Zakat Siap Salurkan Bantuan ke Gaza

  • 20 Jan 2025 15:09 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN Banda Aceh: Rumah Zakat kembali menyalurkan bantuan ke Palestina setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata di wilayah tersebut. Dengan adanya gencatan senjata, bantuan dapat disalurkan lebih mudah dan dalam jumlah yang lebih besar dibanding sebelumnya, sesuai amanah para donatur dan mitra.

“Rumah Zakat sangat bersyukur atas keputusan gencatan senjata yang mulai berlaku pada Ahad, 19 Januari 2025. Ini memungkinkan kami memulai program distribusi bantuan untuk tahap pemulihan, sekaligus melanjutkan bantuan dasar,” ungkap Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda, Minggu (19/1/2025).

Murni menambahkan bahwa kerusakan di Gaza diperkirakan membutuhkan waktu 15–20 tahun untuk proses rekonstruksi. PBB memprediksi dana sebesar Rp643 triliun diperlukan untuk pembangunan kembali wilayah tersebut.

Dalam masa gencatan senjata ini, Rumah Zakat telah merancang berbagai program untuk mendukung pemulihan Gaza, seperti pembangunan hunian sementara, fasilitas ibadah, layanan kesehatan dan pendidikan sementara, serta pemberian bantuan ekonomi.

Pada Januari ini, Rumah Zakat akan mengirimkan relawan kemanusiaan untuk mengawal pendistribusian bantuan, baik dari Mesir maupun Yordania. Bersama NGO lokal di Gaza, mereka berencana mendistribusikan 20.000 paket makanan siap saji, 500 paket pakaian keluarga, 400 paket sembako, 50 truk air bersih, 400 paket sayuran, 400 paket roti, 200 paket nutrisi bayi, 200 paket perlengkapan kebersihan (hygiene kit), 10 unit tempat penampungan kontainer (container shelter), dan 2 unit masjid darurat.

“InsyaAllah, pembangunan container shelter akan dimulai pada pekan ketiga Januari, sedangkan masjid darurat pada pekan keempat,” tambah Murni.

Rumah Zakat juga akan melanjutkan gerakan #LoveForPalestine pada tahun 2025 sebagai bagian dari upaya mendukung kemerdekaan dan perdamaian di Palestina. Ada empat poin utama yang disuarakan dalam gerakan Tetap aktif di media sosial dengan membagikan konten terkait Palestina menggunakan tagar #LoveForPalestine. Melakukan boikot terhadap produk yang mendukung aksi genosida.

Kemudian berpartisipasi dalam aksi damai untuk menyuarakan dukungan bagi kemerdekaan Palestina.Mengirimkan bantuan sesuai kemampuan, mulai dari masa tanggap darurat hingga rekonstruksi. Selain itu, Rumah Zakat bersama lembaga kemanusiaan lainnya akan mendorong kolaborasi lintas pihak untuk mendirikan pos bantuan bersama.

“Alhamdulillah, hingga 16 Januari 2025, Rumah Zakat telah mendistribusikan bantuan dari donatur dan mitra kepada 944.000 penerima manfaat di Gaza,” ujar Chief Marketing Officer Rumah Zakat, Didi Sabir.

Sementara itu, Representatif Rumah Zakat Aceh, Riadhi, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus hadir dalam proses pemulihan dan rekonstruksi Gaza. Ia mengajak masyarakat untuk mendukung melalui Zakat, Infak, Sedekah, atau dana kemanusiaan lainnya.

“Rumah Zakat terus berupaya mengambil peran dalam mendistribusikan bantuan di momentum gencatan senjata ini melalui jaringan yang telah kami bangun di Jalur Gaza,” pungkas Riadhi.

Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita