Pascabencana : Aceh Masih Belum Baik - Baik Saja

  • 13 Feb 2026 18:39 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh : Tim Relawan Tenaga Respons Cepat (TRC) Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) mengungkapkan kondisi masyarakat pascabencana banjir dan longsor di Aceh belum sepenuhnya pulih. Banyak warga masih hidup dalam keterbatasan tempat tinggal dan fasilitas dasar.

Ketua TRC GEN-A, dr. Intan Qanita, mengatakan relawan telah melakukan lebih dari 12 kali turun lapangan ke wilayah terdampak. Daerah tersebut meliputi Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Tamiang, hingga Takengon.

Hasil pemantauan menunjukkan masih banyak warga tinggal di tenda darurat. Sejumlah rumah rusak berat dan belum dapat dihuni kembali.

“Kalau dibilang Aceh sudah baik-baik saja, itu tidak sesuai dengan kondisi di lapangan,” ujar dr. Intan saat diwawancarai RRI Rabu 11 Februari 2026. Ia menyebut banyak keluarga masih kehilangan rumah dan akses dasar.

Selain tempat tinggal, persoalan kesehatan juga menjadi perhatian. Minimnya fasilitas dan lingkungan yang belum pulih memicu masalah kesehatan lanjutan.

Penanggung jawab Tim Kesehatan TRC GEN-A, Ns. Denni Mulyani, mengatakan kondisi pascabencana sangat mempengaruhi kesehatan warga. “Lingkungan yang belum bersih berdampak langsung pada kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Denni menyebut keterbatasan air bersih masih terjadi di beberapa lokasi. Kondisi ini mempersulit warga menjaga kebersihan diri dan lingkungan.

Pemerintah disebut telah menyalurkan bantuan secara bertahap. Namun, pembangunan hunian sementara dinilai belum menjangkau seluruh korban.

Relawan TRC GEN-A memilih fokus pada fase pascabencana. Menurut mereka, fase ini sering luput dari perhatian publik.

“Pendampingan pascabencana sama pentingnya dengan masa tanggap darurat,” kata dr. Intan. Relawan berharap pemulihan Aceh mendapat perhatian berkelanjutan.

Rekomendasi Berita