Inovasi Pertanian Pangan Lokal Hadapi Perubahan Iklim
- 17 Feb 2026 13:56 WIB
- Atambua
"Mengembalikan budidaya tanaman lokal yang lebih tahan terhadap kekeringan yang tidak bergantung pada irigasi intensif, seperti umbi-umbian (ubi kayu, talas), jagung, dan sorgum sebagai alternatif beras juga menerapkan teknik pertanian regeneratif yang ramah iklim," ujarnya.
Selain itu,kata Petrus,pemanfaatan pekarangan produktif terus digencarkan serta melibatkan petani lokal melalui Sekolah Lapang Iklim(SLI)
"Bimbingan teknis mengenai pemanfaatan pekarangan rumah menjadi lahan produktif dengan budidaya tanaman dalam pot, terutama menggunakan pupuk organik buatan sendiri dari limbah rumah tangga," kata Petrus.
Kegiatan melibatkan jaringan petani dalam pembelajaran aktif untuk memahami pola cuaca, melakukan pemantauan iklim secara spasial, dan mengelola manajemen hama. Pola diversifikasi pangan menjadi suatu keharusan bagi masyarakat lokal agar tidak bergantung pada sejenis tanaman
"Komunitas Luri Panamu mendorong masyarakat untuk konsumsi pangan non beras beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk mengurangi risiko gagal panen akibat ketergantungan pada satu jenis tanaman saja," tuturnya.