Inovasi Pertanian Pangan Lokal Hadapi Perubahan Iklim

  • 17 Feb 2026 13:56 WIB
  •  Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Komunitas Luri Panamu Kabupaten Sumba Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berfokus pada penghijauan lingkungan dan upaya adaptasi perubahan iklim melalui inovasi pertanian berbasis pangan lokal.

"Inovasi berfokus pada pendekatan berbasis masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan di tengah perubahan cuaca yang ekstrem",ungkap Pengurus Komunitas Luri Panamu Petrus Lamba Awang pada perbincangan rri.co.id, Minggu 14 Februari 2026.

Inovasi penanaman pangan alternatif hadapi perubahan iklim menurut pendekatan komunitas Luri Panamu berbasis kearifan lokal pertanian ramah lingkungan.

"Mengembalikan budidaya tanaman lokal yang lebih tahan terhadap kekeringan yang tidak bergantung pada irigasi intensif, seperti umbi-umbian (ubi kayu, talas), jagung, dan sorgum sebagai alternatif beras juga menerapkan teknik pertanian regeneratif yang ramah iklim," ujarnya.

Selain itu,kata Petrus,pemanfaatan pekarangan produktif terus digencarkan serta melibatkan petani lokal melalui Sekolah Lapang Iklim(SLI)

"Bimbingan teknis mengenai pemanfaatan pekarangan rumah menjadi lahan produktif dengan budidaya tanaman dalam pot, terutama menggunakan pupuk organik buatan sendiri dari limbah rumah tangga," kata Petrus.

Kegiatan melibatkan jaringan petani dalam pembelajaran aktif untuk memahami pola cuaca, melakukan pemantauan iklim secara spasial, dan mengelola manajemen hama. Pola diversifikasi pangan menjadi suatu keharusan bagi masyarakat lokal agar tidak bergantung pada sejenis tanaman

"Komunitas Luri Panamu mendorong masyarakat untuk konsumsi pangan non beras beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) untuk mengurangi risiko gagal panen akibat ketergantungan pada satu jenis tanaman saja," tuturnya.

Komunitas Luri Panamu tanah marapu Sumba berperan aktif dalam merawat lingkungan secara bersama-sama. Komunitas ini berbagi pengetahuan tentang teknik penanaman yang tahan iklim.

"Kami coba untuk memaksimalkan potensi alam sekitar secara berkelanjutan. Tujuannya menjadikan masyarakat tanah marapu Sumba sejahtera melalui pertanian yang produktif," ujar Petrus.

Rekomendasi Berita