Penanganan Banjir Pasca Hujan di PLBN Motaain telah dilakukan
- 10 Mar 2026 13:12 WIB
- Atambua
RRI.CO.ID, Atambua - Pemerintah Republik Indonesia, melalui petugas pengelola perbatasan, dan sejumlah pihak termasuk petugas dari negara tetangga Timor Leste, bersinergi membersihkan lumpur dan tumpukan sampah pasca banjir yang melanda kawasan pintu perbatasan negara RI-RDTL. Hal tersebut guna memastikan kelancaran perlintasan batas antara kedua negara.
Kepala PLBN Motaain, Maria Fatima Selasa 10 Maret 2026 menjelaskan hujan deras, yang sempat terjadi pada pekan lalu mengakibatkan banjir besar dan meluap hingga ke pelataran pintu masuk perbatasan. Lanjutnya hal itu di akibatkan tumpukan sampah yang tersangkut di jembatan penghubung kedua negara.
"Hujan deras yang terjadi minggu lalu, mengakibatkan banjir besar. Akibatnya banyak tupukan sampah dan lumpur di pintu batas, tapi semua sudah dibersihkan oleh petugas dari Indonesia, dan Timor Leste", kata Maria Fatima.
Erika menyebut, banjir yang terjadi itu merupakan salah satu kejadian yang cukup signifikan sejak tahun 2017. Tambahnya kejadian yang sama itu dipicu tanggul yang jebol serta batang dan ranting pohon yang menyumbat aliran sungai bawah jembatan saat hujan.
"Kejadian ini merupakan yang kedua kali, karena sebelumnya juga terjadi di tahun 2017. Pemicunya sama, yakni karena banyak sampah dan ranting pohon yang menyumbat jalur air di bawah jembatan".
Sebeumnya dari rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan saat kejadian ada kendaraan yang melintas meski permukaan air tinggi. Namun pihak PLBN menegaskan luapan air hanya berlangsung singkat karena langsung di tangani.
Hingga hari ini menurut Mari Fatima Petugas dari Indonesia dan Timor Leste terus berkoordinasi dalam menangani bencana tersebut. Hal itu sebagai upaya guna memperlancar para pelintas batas dari indonesia ke Timor Leste dan sebaliknya.