Tantangan Iklim dan Peluang Besar Pertanian di Alor

  • 13 Mar 2026 08:00 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Alor - Mahasiswa pertanian Universitas Tribuana Kalabahi mengungkapkan berbagai tantangan yang mereka hadapi selama mempelajari dunia pertanian di Alor. Perubahan iklim yang sulit diprediksi menjadi salah satu kendala utama dalam menentukan waktu tanam bagi petani.

Heru, mahasiswa pertanian Universitas Tribuana (UNTRIB) Kalabahi, mengatakan perubahan cuaca sering terjadi secara tiba-tiba saat proses penanaman tanaman. “Tantangan yang saya rasakan saat belajar pertanian selama kuliah adalah soal iklim dan musim yang sulit diprediksi”, kata Heru kepada RRI.CO.ID, Selasa, 3 Maret 2026.

Ia menjelaskan kondisi hujan dan panas yang datang mendadak sering membuat pekerjaan bertani terasa melelahkan bagi petani. Lanjutnya petani perlu mempelajari kondisi iklim dengan baik agar waktu menanam bisa lebih terencana.

"Kadang saat kita menanam tiba-tiba hujan lalu panas, sehingga membuat pekerjaan terasa melelahkan dan seperti sia-sia. Karena itu kita harus benar-benar mempelajari iklim dengan baik agar saat menanam tanaman bisa tumbuh subur.”

Selain tantangan iklim, tambahnya mahasiswa juga menghadapi kesulitan saat menjalani praktik kerja lapangan pada semester empat. Namun pengalaman tersebut tetap memberikan banyak pelajaran berharga bagi para mahasiswa selama proses belajar lapangan.

"Saat PKL semester empat kami masih minim materi sehingga awalnya cukup sulit beradaptasi di lapangan. Untungnya kami dipertemukan dengan pendamping yang ramah dan sabar sehingga kami bisa belajar banyak.”

Meski demikian, sebagai mahasiswa Heru juga melihat ada peluang besar dalam pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Alor. "Terlepas dari semua kesulitan tadi, kami melihat peluang pertanian di Alor sangat besar. Hal ini terlihat dari potensi alam yang bisa dikembangkan dari berbagai tempat disini".

Rekomendasi Berita