BPS Belu akan Melaksanakan Sensus Ekonomi di Tahun 2026

  • 12 Mar 2026 21:46 WIB
  •  Atambua

RRI.CO.ID, Atambua - Badan Pusat Statistik Kabupaten Belu akan melaksanakan kegiatan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sebagai bagian dari pendataan ekonomi nasional yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Pelaksanaan SE2026 bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur ekonomi, khususnya jumlah, serta karakteristik berbagai jenis usaha di daerah pasca pandemi serta memperbaharui indikator ekonomi nasional (rebasing)

Statistik Ahli Muda Badan Statistik Belu Agatha Herdiani Bria, SST., M.Sc., M.S.E menyampaian pendataan ekonomi nasional dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia yang akan dilaksanakan 15 Juni - 31 Agustus 2026 untuk pendataan door to door dengan mengunjungi rumah dan bangunan. Sementara untuk bulan Mei - Juni 2026 dilakukan pendataan untuk usaha skala menengah besar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk metode pendataan akan dilakukan dengan dua skema pengisian kuesioner secara daring (online) dan pendataan langsung ke lapangan oleh petugas BPS.

Untuk daring biasanya dilakukan bagi usaha menengah besar dimana akan dilakukan pengiriman email kepada masing-masing perusahaan untuk mengisikan kuesioner secara mandiri.

“Biasanya mungkin karena perusahaan-perusahaan besar waktunya yang cukup padat kesibukan atau ada data-data tertentu yang tidak bisa dibagikan sehingga kita mengirimkan kuesioner di email untuk diisi secara mandiri,” ucap Agatha Herdiani Bria pada Kamis 12 Maret 2026.

Sementara untuk usaha mikro kecil petugas-petugas pendataan akan mengunjungi dari rumah ke rumah untuk melakukan sensus pendataan.

”jadi secara umum kita melakukan pendataan secara daring dan door to door,” kata Agatha Herdiani Bria.

Ia menekankan pelaksanaan sensus ini sangat penting untuk menyediakan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan, evaluasi kebijakan, serta pengambilan keputusan pemerintah di tingkat daerah maupun nasional.

Dikatan melalui sensus ini, BPS akan memetakan perkembangan kegiatan usaha, termasuk usaha rumahan, perdagangan, jasa, hingga usaha berbasis digital yang terus berkembang.

BPS Belu juga mengajak seluruh pelaku usaha di wilayah Kabupaten Belu untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus. Partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi daerah secara nyata. (KM)

Rekomendasi Berita