Gubernur Maluku Terima Penghargaan Kategori Madya UHC Awards
- 28 Jan 2026 11:07 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Kabar membanggakan datang dari bumi raja-raja, dimana Provinsi Maluku dan sejumlah kabupaten/kotanya berhasil menyapu bersih penghargaan pada ajang UHC Awards 2026 di Jakarta.
Penghargaan kategori Madya untuk tingkat provinsi diterima langsung oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, sebagai bukti nyata komitmen perlindungan kesehatan masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, menjelaskan bahwa Maluku sukses melampaui target RPJMN dengan cakupan kepesertaan di atas 98%.
"Selain Provinsi, Kabupaten Buru Selatan dan Maluku Barat Daya juga meraih predikat Madya, sementara tujuh kabupaten/kota lainnya menyabet kategori Pratama," jelas Harbu.
Data menunjukkan daerah yang mencapai UHC memiliki tingkat kesakitan lebih rendah dan beban ekonomi rumah tangga yang lebih ringan. Dengan pencapaian ini, warga Maluku kini bisa lebih tenang dalam mengakses layanan kesehatan berkualitas berkat sinergi kuat antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan yang didukung penuh inovasi digital seperti aplikasi Mobile JKN.
Sabagai informasi, Kriteria untuk meraih predikat Utama pada ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan didasarkan pada capaian kepesertaan dan keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di suatu wilayah.
Berikut adalah syarat utama untuk kategori tersebut:
Cakupan Kepesertaan: Minimal 98% dari total jumlah penduduk di wilayah tersebut telah terdaftar sebagai peserta JKN.
Tingkat Keaktifan Peserta: Minimal 80% dari jumlah peserta yang terdaftar berstatus aktif.
Kontribusi Pemerintah Daerah: Memiliki komitmen kuat dalam anggaran dan regulasi untuk memastikan akses layanan kesehatan tanpa kendala biaya bagi warganya.
Predikat Utama merupakan tingkatan tertinggi dalam penghargaan ini, diikuti oleh kategori Madya dan Pratama yang memiliki ambang batas keaktifan peserta lebih rendah.
Beberapa daerah yang berhasil menyabet predikat Utama pada Januari 2026 antara lain DKI Jakarta dengan cakupan 99%, Aceh Besar, Kutai Timur, dan Papua Barat Daya.