Grand Egyptian Museum Mesir Resmi Dibuka
- 06 Nov 2025 09:18 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Mesir resmi membuka Grand Egyptian Museum (GEM), museum arkeologi terbesar di dunia yang didedikasikan untuk satu peradaban, yakni peradaban Mesir Kuno. Museum megah ini terletak hanya sekitar dua kilometer dari Kompleks Piramida Giza, menjadikannya pusat kebudayaan baru sekaligus ikon pariwisata internasional.
Dikutip dari internet, pembangunan museum yang menelan biaya lebih dari 1 miliar dolar AS ini memakan waktu lebih dari dua dekade. GEM menampung lebih dari 50.000 artefak bersejarah, termasuk koleksi lengkap peninggalan Raja Tutankhamun yang untuk pertama kalinya ditampilkan secara utuh kepada publik.
Menteri Pariwisata dan Purbakala Mesir, Ahmed Issa, dalam sambutannya mengatakan bahwa pembukaan GEM menjadi momen bersejarah bagi bangsa Mesir dan dunia.
“Museum ini bukan hanya tempat menyimpan benda purba, tetapi juga jembatan antara masa lalu dan masa depan Mesir,” ujarnya dalam upacara peresmian di Kairo.
Bangunan megah yang menghadap langsung ke Piramida Giza ini memiliki desain arsitektur modern berpadu unsur tradisional Mesir. Di dalamnya terdapat atrium raksasa yang menampung patung kolosal Ramses II setinggi lebih dari 11 meter, serta galeri bertingkat yang menampilkan berbagai artefak dari berbagai dinasti Mesir kuno.
Selain fungsi pameran, GEM juga menjadi pusat penelitian dan konservasi artefak dengan laboratorium canggih yang disebut terbesar di Timur Tengah. Pemerintah Mesir berharap keberadaan museum ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan hingga puluhan juta orang setiap tahunnya.
“GEM akan menjadi simbol kebanggaan nasional dan salah satu destinasi budaya paling penting di dunia,” kata Ahmed Issa.
Dengan dibukanya Grand Egyptian Museum, Mesir menegaskan posisinya sebagai salah satu negara dengan warisan sejarah tertua dan terkaya di dunia. Kini, wisatawan dari berbagai penjuru dunia dapat menyaksikan secara langsung kejayaan peradaban Mesir Kuno dalam satu kompleks yang megah dan modern.