Seruan Harmoni Keberagaman di Hari Persatuan Ras Internasional

  • 09 Jun 2025 05:44 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon: Hari Persatuan Ras Internasional diperingati di berbagai penjuru dunia sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas antarbangsa dan memperjuangkan kesetaraan hak bagi seluruh umat manusia tanpa memandang ras, suku, maupun warna kulit.

Di Indonesia, peringatan ini menjadi refleksi penting terhadap keberagaman budaya yang telah lama menjadi fondasi kekuatan bangsa.

Puteri Pariwisata Multitalenta Indonesia 2023, Kanidya Christandira Tuhumury menyampaikan bahwa toleransi harus dijaga tidak hanya sebagai slogan, tetapi sebagai tindakan nyata.

“Sebagai negara yang kaya akan budaya dan etnis, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk menunjukkan kepada dunia bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekayaan yang harus dirayakan. Hari Persatuan Ras Internasional ini adalah pengingat bahwa empati dan penghargaan terhadap sesama adalah kunci masa depan yang damai,” ujar Kanidya.

Puteri asal Maluku yang juga aktif sebagai aktivis budaya ini menambahkan bahwa generasi muda harus menjadi agen perubahan dalam melawan diskriminasi dan stereotip.

“Melalui seni, pariwisata, dan media sosial, kita bisa menyampaikan pesan persatuan dengan cara yang kreatif dan menyentuh. Saya percaya Indonesia bisa menjadi contoh global dalam merawat pluralisme,” tambahnya.

Hari Persatuan Ras Internasional, yang pertama kali dideklarasikan oleh PBB sebagai bentuk perlawanan terhadap apartheid, kini menjadi tonggak penting untuk terus memperjuangkan kesetaraan, khususnya di era digital yang rawan dengan ujaran kebencian dan polarisasi.

Melalui peringatan ini, harapannya seluruh masyarakat dunia, termasuk Indonesia, semakin menyadari bahwa kemanusiaan melampaui warna kulit, dan bahwa dunia yang damai hanya bisa terwujud jika kita berdiri bersama dalam perbedaan, menuju persatuan.

Rekomendasi Berita