Ke SBB, Mercy Barends Bagi 10 Ribu Buku Tulis, Ajak Marbot Perkuat Nilai Kebangsaan
- 08 Mar 2026 17:50 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Mercy Chriesty Barends, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Seram Bagian Barat dengan sejumlah kegiatan yang menyentuh bidang pendidikan dan penguatan nilai kebangsaan. Dalam kunjungan tersebut, Mercy menyalurkan sekitar 10.000 paket buku tulis kepada para siswa serta menggelar dialog kebangsaan bersama para pelayan masjid (marbot) dalam momentum bulan suci Ramadan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke sejumlah sekolah di wilayah Kairatu, antara lain SMA Negeri 1 Kairatu, SMP Negeri 1 Kairatu, SD Negeri 1 Kairatu, dan SD Negeri 2 Kairatu, serta sekolah-sekolah di wilayah Uraur.
Pembagian buku tulis tersebut dimaksudkan untuk mendukung kegiatan belajar para siswa sekaligus menumbuhkan semangat literasi. Mercy menyampaikan bahwa pendidikan dan penguatan mental generasi muda menjadi perhatian penting, terutama di tengah berbagai tekanan yang kerap dihadapi anak-anak dan remaja. Di hadapan para siswa, ia mengutip pesan dari proklamator Indonesia, Soekarno: “Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang.”
Menurut Mercy, buku tulis bukan hanya alat belajar, tetapi juga ruang bagi siswa untuk menuliskan gagasan dan merancang masa depan. Ia berharap anak-anak di Maluku memiliki ketangguhan mental serta semangat untuk terus meraih cita-cita.
Selain kegiatan di sekolah, Mercy juga menggelar sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dengan tema “Kesetiaan Pelayan Masjid: Simbol Aktualisasi Empat Pilar Kebangsaan dalam Bulan Suci Ramadan."
Dalam dialog tersebut, Mercy mengapresiasi peran para marbot yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam menjaga kehidupan sosial dan spiritual masyarakat. Menurutnya, para pelayan masjid juga berperan dalam menumbuhkan nilai-nilai persatuan, toleransi, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak para marbot untuk terus menjadi penguat pesan-pesan kebangsaan di lingkungan masing-masing, sekaligus menjaga masyarakat dari paham yang dapat memecah belah persatuan.
Melalui kegiatan ini, Mercy menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kokoh.
Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama yang diikuti masyarakat setempat. Momentum itu dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat di daerah pemilihannya, sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).