Satpol PP Subulussalam Petakan Keberadaan Gepeng yang Resahkan Warga

  • 08 Mar 2026 22:17 WIB
  •  Aceh Singkil

RRI.CO.ID, Subulussalam : Personel Satpol PP dan WH Kota Subulussalam melakukan pemetaan intensif terhadap keberadaan Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) di sejumlah titik strategis kota. Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas banyaknya laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan kehadiran mereka di ruang publik, Minggu 8 Maret 2026.

Tim menyasar kawasan Jembatan Lae Kombih dan Simpang Tugu Syair Perahu yang dilaporkan menjadi titik kumpul utama para Gepeng. Keberadaan mereka dinilai mulai mengganggu ketenteraman serta ketertiban umum, terutama bagi pengguna jalan dan warga yang melintas di kawasan tersebut.

Pemetaan ini merupakan tahap awal sebelum dilakukannya tindakan penertiban secara menyeluruh di lapangan. Petugas di lapangan mengumpulkan data mengenai pola aktivitas dan jumlah oknum yang kerap beroperasi untuk memastikan langkah penindakan nantinya berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kepala Satpol PP dan WH Kota Subulussalam, Abdul Malik, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membiarkan gangguan ketertiban terus berlanjut. Menurutnya, pemetaan ini sangat penting untuk mengetahui apakah keberadaan para pengemis tersebut terorganisir atau bergerak secara individu.

"Kami telah menerima banyak laporan terkait keberadaan Gepeng yang meresahkan masyarakat. Saat ini, tim sedang melakukan pemetaan dan merencanakan penindakan tegas untuk mengembalikan kenyamanan publik," ujar Abdul Malik.

Selain mengganggu pemandangan kota, aktivitas para pengemis di persimpangan jalan dan jembatan juga dinilai membahayakan keselamatan lalu lintas. Hal ini menjadi prioritas Satpol PP dan WH dalam menjaga kondusivitas wilayah Kota Subulussalam selama bulan suci Ramadhan.

Setelah proses pemetaan selesai, Satpol PP dan WH akan segera melaksanakan operasi penertiban sesuai dengan peraturan daerah yang berlaku. Koordinasi dengan instansi terkait juga akan dilakukan untuk memastikan penanganan pasca-penertiban bagi para gelandangan tersebut dapat berjalan dengan baik.

Rekomendasi Berita