Cara Wisnu Sabdono Putro Memanusiakan Manusia Kala Sambangi Budi Dharma
- 14 Mar 2026 12:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Terik matahari pagi di Kota Yogyakarta pagi tadi, Jumat, 13 Maret 2026, tidak menyurutkan semangat Ketua DPRD Kota Yogyakarta FX Wisnu Sabdono Putro untuk berbagi kebahagiaan dan mengenang semangat perjuangan seorang ibu.
Gelak tawa menghiasi pertemuan yang dilakukan secara sederhana di tengah aktivitas para perempuan hebat penghuni di Panti Wreda Budi Dharma, yang di usia senjanya tetap ingin produktif dengan berbagai kegiatan yang dilakukan.
Wisnu mengungkapkan, kehadirannya di Panti Wreda Budi Dharma Giwangan, Kemantren Umbulharjo, Kota Yogyakarta, ini menekankan pentingnya kehadiran negara dan masyarakat untuk memberikan penghormatan serta perawatan terbaik bagi para lansia. Sebagai seorang manusia makhluk sosial dan sosok seorang anak dan seorang ayah, dirinya ingin mengajak untuk merefleksikan sisi humanistis yang mendalam seorang anak yang nantinya juga akan menua.
"Kita lebih pada aspek mengingat kita ini sebagai manusia saja. Seorang anak yang kita juga punya orang tua, Kita juga membayangkan anak-anak kita ke depannya akan sayang dengan kita, akan merawat saat usia senja nantinya atau tidak, jadi ini tentang memanusiakan manusia itu penting," ujarnya.
Hadirnya Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Sosial yang diwujudkan dalam sebuah Panti Wreda ini diakui Wisnu, merupakan pengabdian yang luar biasa untuk memanusiakan manusia tersebut.
Selain melihat aktivitas para lansia, yang membawa dirinya mengenang masa lalu dan merefleksikan masa depan, Wisnu juga meninjau kondisi panti. Ia menyoroti beberapa titik yang memerlukan perbaikan segera demi kenyamanan dan kesehatan para penghuni.
Beberapa poin evaluasi yang menjadi catatannya antara lain pengadaan exhaust fan untuk memastikan sirkulasi udara berjalan baik di dalam ruangan, termasuk penanganan masalah sanitasi agar lingkungan panti tetap higienis. Wisnu juga menekankan, pelayanan rehabilitasi jalan atau jalur kursi roda.
"Pembangunan penting, tapi saya berbicara aspek kebutuhan dasar orang hidup, misalkan tadi ada yang usianya 92 tahun, inikan membutuhkan fasilitas yang lebih. Bagaimanapun mereka kan simbah-simbah yang perlu kebutuhan dasar yang harus kita rawat," ucapnya.
Meski secara administratif pihak Dinas Sosial (Dinsos) secara formal belum mengajukan dukungan fasilitas tambahan ke dewan, namun Wisnu Sabdono Putro menyatakan siap pasang badan untuk mendorong anggaran tersebut. Ia sangat mengapresiasi dedikasi para petugas Dinsos yang telah merawat para lansia dengan luar biasa.
"Prinsipnya saya itu, kalau untuk kepentingan sosial, untuk kepentingan manusia yang membutuhkan dari sisa-sisa hidupnya, pasti saya dorong. Kalau ada apa-apa, bilang saja, kita sengkuyung (gotong royong, red) bareng-bareng," ujarnya.
Wisnu juga menekankan, alokasi bantuan dan perhatian pemerintah harus tepat sasaran, terutama bagi mereka yang memang sudah tidak berdaya secara ekonomi maupun fisik, daripada diberikan kepada pihak yang dinilai masih produktif, yang justru tidak tepat sasaran.