Amankan Perayaan Idul Fitri, Polresta Sleman Gelar Operasi Ketupat Progo 2026

  • 13 Mar 2026 05:07 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Sleman - Polresta Sleman menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Progo 2026” dalam rangka pelayanan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kamis 12 Maret 2026 di halaman Mapolresta Sleman.

Kapolresta Sleman Kombes Pol Adhitya Panji Anom bertindak sebagai pimpinan apel sekaligus menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Ia mengatakan apel tersebut merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

“Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya saat membacakan amanat.

Kapolresta Sleman menyampaikan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka tersebut turun sekitar 1,75 persen atau 2,5 juta orang dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi kemungkinan peningkatan pergerakan masyarakat. Hal itu mengingat adanya sejumlah stimulus kebijakan pemerintah yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik.

“Antara lain diskon tarif tol dan tiket transportasi umum hingga kebijakan work from anywhere,” ucapnya.

Guna memastikan keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri dan libur Lebaran, Polri bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan menyelenggarakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi tersebut melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi dalam dua gelombang yakni pada 14–15 Maret 2026 serta 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 24–25 Maret 2026 dan 28–29 Maret 2026.

Dalam gelaran apel tersebut turut dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, personel TNI, PMI, Jaga Warga, Pramuka, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta regu dari Damkar dan sejumlah instansi terkait lainnya untuk mendukung dan berkolaborasi dalam Operasi Ketupt 2026 ini.

Rekomendasi Berita