Lewat Mubaligh Hijrah Internasional, Unisa Kirim 11 Mahasiswa ke Malaysia

  • 28 Feb 2026 21:07 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta kembali mengadakan program rutin tahunan Mubaligh Hijrah Internasional. Untuk momentum Ramadan 1447 H kali ini sebanyak 11 mahasiswa dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Kegiatan yang berlangsung selama 16 Februari–4 Maret 2026 itu menjadi implementasi dakwah mahasiswa pada bulan Ramad di luar negeri. Kegiata itu sendiri bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia. Sejumlah mahasiswa di lokasikan diberbagai tempat yakni, Sanggar Bimbingan Kampung Pandan, Kampung Bharu dan Sanggar Bimbingan Kepong.

Wakil Rektor III Unisa Yogyakarta, Prof Mufdillah, menyampaikan, program Mubaligh Hijrah Internasional bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari strategi internasionalisasi kampus dan pembentukan karakter mahasiswa.

“Program ini menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya menyampaikan dakwah, tetapi juga belajar tentang keberagaman budaya, membangun jejaring global, dan menguatkan kompetensi kepemimpinan,” kata Mufdillah, Senin, 23 Februari 2026.

Sementara itu, Pembina kegiatan, Dr M Nurdin Zuhdi, menegaskan, Mubaligh Hijrah Internasional merupakan proses kaderisasi dakwah yang aplikatif. “Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi langsung berhadapan dengan realitas sosial. Di sinilah mereka ditempa untuk menjadi dai yang adaptif, komunikatif, dan mampu membawa nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” ucap Nurdin.

Melalui program ini, LPPI Unisa menegaskan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, melainkan juga memiliki kapasitas dakwah dan kepedulian sosial dalam konteks global. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa dalam mengemban peran sebagai duta kampus dan persyarikatan Muhammadiyah di kancah internasional.

Rekomendasi Berita