FH UII Lepas 4 Mahasiswa Magister Program Joint Degree ke Turki
- 27 Feb 2026 14:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Program Magister Hukum FH UII kembali menyelenggarakan kegiatan pelepasan peserta Joint Degree Program. Program ini merupakan kerjasama antara Program Magister Hukum FH UII dan Dicle University Turky yang telah sampai di Batch IV, di mana ada 4 mahasiswa yang mengikuti program ini.
Dalam proses pelaksanaan joint degree program ini telah dilakukan serangkaian kegiatan dari mulai pendaftaran, seleksi, pembekalan dan hingga pelepasan yang dilaksanakan mulai Desember 2025 sampai Februari 2026. Pada hari Jum’at, 25 Februari 2026, Program Magister Hukum FH UII melakukan pelepasan Joint Degree Program di Ruang Mini Auditorium Fakultas Hukum UII untuk mengantarkan 4 mahasiswa Program Magister Hukum yang sudah lolos seleksi dan pembekalan untuk program tersebut, yaitu Iftin Yuninda Hart, Helen Palisca, Angie Natasya Hirawan Putri, dan Meiske Iriyani.
Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa Magister Hukum, Meiske Iriyani menyampaikan rasa berterima kasih dan syukurnya, atas dilaksanakannya program joint degree kepada pihak Program Studi Hukum Program Magister. Ia juga menyatakan bahwa hal ini merupakan sesuatu yang tidak dibayangkan sebelumnya ketika masuk ke program studi ini.
"Alhamdulillah saya dan tiga kawan yang lain memiliki kesempatan untuk mengikuti program ini. Hal ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan, dan saya berharap hal ini benar-benar dapat mendukung pada peningkatan kualitas pembelajaran," ujarnya.
Sementara itu, Kaprodi Magister Hukum Prof. Dr. Sefriani, S.H.,M.Hum dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada peserta Joint Degree Program Batch IV agar dapat secara sungguh-sungguh mengikuti proses pembelajaran di Dicle University. Disamping itu juga harus selalu diingat dalam menjaga sikap dan attitude dan mampu membangun pola hubungan cross culture yang baik.
"Mahasiswa selain nantinya akan memperoleh gelar ganda, yaitu Magister Hukum dan Master Public of Law, juga akan memiliki pengalaman dan wawasan global yang memadai," ucapnya.
Dalam sambuatannya, Dekan FH UII Prof. Dr. Budi Agus Riswandi, S.H.,M.Hum menegaskan, Joint Degree Program merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari program internasionalisasi yang selama ini terus didorong oleh pimpinan Fakultas Hukum UII periode 2022-2026. Program internasionalisasi terus mengalami perkembangan yang sangat pesat, di mana terindikasi FH UII saat ini telah memiliki kerjasama internasional dengan mitra perguruan tinggi di Luar Negeri cukup beragam, seperti Youngsan University Korea Selatan; Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Malaysia, Dicle University Turky, Yunlin University Taiwan, Brunswick University Jerman, Groningen University Belanda dan Debrecen University Hungaria.
Kerja sama ini juga terus berkembang, di mana beberapa saat ini sedang dijalin proses perluasan kerjasama dengan Doshisha University dan Kobe University dari Jepang, Universiti Sultan Zainal Abidin, Malaysia, Pablo de Olavide University Spanyol. Kesemua perluasan ini tentunya dalam waktu dekat juga akan dapat ditindaklanjuti dengan program-program kongkrit internasionalisasi itu sendiri, baik melibatkan mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan.
"Program internasionalisasi ini merupakan program strategis yang diharapkan dapat mendudukkan dan memerankan FH UII sebagai institusi pendidikan tinggi hukum yang mengglobal (global law school). Sehingga, FH UII tidak hanya menjadi institusi pendidikan tinggi hukum yang bereputasi nasional, tetapi diakui kiprah dan reputasinya secara internasional melalui program-program yang subtantif," katanya.
Dalam kaitannya dengan joint degree program, Prof. Budi selaku Dekan FH UII mengucapkan selamat kepada peserta joint degree program yang sudah terseleksi dengan sangat baik. Ia menyampaikan, bahwa sejak program ini dimulai hingga sekarang sudah ada 16 mahasiswa yang ikut serta dalam program ini.
Prof. Budi juga mengharapkan agar keikutsertaan ini dapat meningkatkan pengetahuann dan pengalaman mahasiswa secara global. Selain itu,ia juga mewanti-wanti agar peserta joint degree program, selain belajar dengan sungguh-sungguh, juga tetap menjaga nama baik.
"Jangan lupa untuk senantiasa menjalankan ibadah sebagai salah satu factor pendukung kesuksesan dalam menjalankan program ini," ujarnya.
Dari rangkaian acara pelepasan peserta Joint Degree Program Batch IV ini dilakukan juga penyerahan bantuan dan beberapa fasilitas kepada mahasiswa peserta Joint Degree Program guna mendukung kelancaran pembelajaran di Dicle University.