Kementan Peringatkan Bahaya Penggunaan Pestisida Berlebihan
- 30 Okt 2025 18:56 WIB
- Waykanan
KBRN, Way Kanan: Kementerian Pertanian (Kementan) RI melalui kanal media sosialnya mengingatkan para petani dan pelaku usaha di sektor pertanian akan sejumlah dampak negatif dari penggunaan pestisida yang berlebihan. Peringatan ini disampaikan dalam seri #Tanipedia yang membahas bahwa di balik manfaatnya mengendalikan hama, penyalahgunaan pestisida justru dapat menimbulkan kerugian besar.
"Penggunaan pestisida seringkali tak dapat dilepaskan dari aktivitas pertanian. Namun ternyata, penggunaan pestisida berlebih memiliki beberapa dampak buruk, mulai dari pencemaran pada lingkungan pertanian, penurunan produktivitas, hingga permasalahan kesehatan," tulis Kementan dalam unggahannya.
Salah satu bahaya utama yang diangkat adalah terkait residu pestisida pada hasil panen. Kementan menjelaskan, sisa pestisida kimia, terutama golongan organochlorine seperti DDT, dapat tertinggal dalam waktu lama di dalam tanaman hingga masa panen. Residu yang masih menempel pada buah atau sayuran ini berpotensi membahayakan kesehatan konsumen jika dikonsumsi.
Selain risiko kesehatan, dampak kerusakan lingkungan juga sangat nyata. Bahan kimia dari pestisida yang sulit terurai dapat mencemari tanah dan air, mengurangi kesuburan tanah dengan mematikan mikroorganisme menguntungkan, serta menghambat penguraian unsur hara.