Geisler Ap Keluhkan Minim Dukungan Pemerintah Jelang Perebutan Sabuk ABF
- 23 Feb 2026 13:14 WIB
- Wamena
RRI.CO.ID, Wamena - Petinju profesional asal Papua Pegunungan, Geisler Ap, mengaku belum mendapatkan penghargaan dan dukungan yang layak dari pemerintah Indonesia meski telah berulang kali bertanding di kancah internasional. Pernyataan tersebut disampaikannya kepada wartawan di Wamena, Sabtu (21/2/2026).
Geisler mengatakan bahwa setiap kali bertanding di luar negeri, para pendukungnya selalu mengibarkan bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk dukungan terhadap dirinya yang membawa nama bangsa. Namun, menurutnya, sepulang ke tanah air, ia merasa tidak mendapatkan apresiasi yang sebanding dari pemerintah negara.
“Saya sudah menyampaikan kepada pemerintah negara Indonesia untuk memberikan dukungan, tapi sampai sekarang tidak dihargai sebagai petinju profesional internasional,” ujar Geisler.
Ia berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah maupun provinsi, khususnya dalam pembiayaan administrasi serta perjalanan untuk mengikuti pertandingan tinju internasional di Thailand yang dijadwalkan pada 28 Februari 2026. Selain itu, Geisler mengungkapkan bahwa tahun ini akan menjadi tahun terakhirnya berkarier sebagai petinju profesional. Ia berencana menutup perjalanan kariernya dengan menggelar pertandingan terakhir di Wamena pada Agustus 2026.
“Saya ingin tunjukkan dan saya ingin buktikan bahwa Papua bisa,” tegasnya.
Geisler juga secara khusus meminta dukungan dari Bupati Jayawijaya dan Gubernur Papua Pegunungan agar dapat menjadi figur orang tua bagi para petinju muda di daerah tersebut. Ia berharap dengan dukungan pemerintah daerah, dirinya dapat terus membawa nama baik Papua dan Indonesia di panggung internasional sekaligus menginspirasi generasi atlet muda dari Papua Pegunungan.