Calon Jemaah Haji Berharap Tidak Ada Penundaan
- 08 Mar 2026 07:07 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan: Calon jemaah haji Tarakan, Suciati berharap tidak ada penundaan keberangkatan. Sebab ia ingin menunaikan ibadah haji setelah menunggu 13 tahun.
Hal itu disampaikannya menanggapi kondisi di Timur Tengah yang sedang memanas dampak konflik Iran versus Amerika Serikat dan Israel.
Pensiunan pegawai RSUD dr. H. Jusuf SK ini juga mengaku sudah siap berangkat. Ia telah melewati tahapan persiapan dan telah dinyatakan memenuhi syarat wajib haji atau istitha'ah..
"Jangan dibatalkan kita sudah menunggu sekian lama sudah diambang pintu tinggal masuk kalau dibatalkan lagi, sangat disayangkan," harap Suciati, Kamis (5/3/2026).
Ia mengaku apapun yang terjadi nantinya, ia pasrahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Menurutnya, manusia hanya merencanakan, namun Tuhanlah yang menentukan.
Suciati mengaku sudah mendaftar haji sejak tahun 2013, dengan membayar Rp25 juta di awal untuk bisa mendapatkan kursi. Ia pun sudah melunasi biaya perjalanan haji pada Februari 2026 dengan membayaf sisanya Rp28 juta. Sehingga total Rp53 juta yang ia bayar.
Dia juga mengaku sudah berupaya sabar untuk menunggu 13 tahun. Mestinya Suciati berangkat pada 2021. Namun karena adanya pandemi Covid-19 ketika itu serta adanya pengurangan kuota haji membuat keberangkatannya tertunda.
Kini, setelah menunggu 13 tahun, akhirnya Suciati dijadwalkan berangkat tahun ini. Ia juga sudah melewati berbagai tahapan dan dinyatakan memenuhi kriteria untuk berangkat. (Rajab)