Nelayan Diimbau Waspada Akan Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Kaltara

  • 12 Mar 2026 13:40 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan wilayah Kalimantan Utara. Peringatan tersebut berlaku mulai jumat (13/3/2026) pukul 08.00 WITA hingga senin (16/3/2026) pukul 08.00 WITA.

Dalam informasi yang dirilis BMKG, tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 m berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan, yakni Perairan Nunukan–Sebatik, Perairan Tarakan, dan Perairan Tanjung Selor.

Pada jumat (13/3/2026) hingga sabtu (14/3/2026), BMKG menjelaskan bahwa pola angin di wilayah perairan Kalimantan Utara umumnya bergerak dari arah utara hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 8 hingga 20 knot.

Adapun tinggi gelombang di wilayah perairan tersebut secara umum berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan kisaran 0,1 hingga 2,5 m, dengan wilayah terdampak di Perairan Tanjung Selor.

Pada sabtu (14/3/206) hingga senin (16/3/2026), BMKG menjelaskan bahwa pola angin di wilayah perairan Kalimantan Utara masih bergerak dari arah utara hingga timur laut dengan kecepatan berkisar 8 hingga 20 knot.

Tinggi gelombang di wilayah perairan ini juga secara umum berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan kisaran 0,1 hingga 2,5 m, dengan wilayah yang berpotensi terdampak meliputi perairan sekitar Nunukan, Tarakan, serta kawasan perairan di sekitar Tanjung Selor.

BMKG juga mengingatkan adanya risiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi kapal berukuran kecil.

Perahu nelayan berpotensi terdampak apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,25 m. Sementara itu, kapal tongkang perlu meningkatkan kewaspadaan jika angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang sekitar 1,5 m.

Rekomendasi Berita