Arahan Mendagri: Jaga Stabilitas dan Hindari Panic Buying
- 09 Mar 2026 11:55 WIB
- Tanjungpinang
RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa kondisi ekonomi nasional tetap stabil meskipun terdapat penyesuaian metodologi pada perhitungan harga listrik. Tito meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu kenaikan harga yang dapat memicu keresahan.
Tito secara khusus mengimbau warga agar tidak melakukan aksi panic buying terhadap kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM). Pemerintah menjamin bahwa stok komoditas penting seperti beras berada dalam posisi yang sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan nasional.
"Pemerintah menjamin stok komoditas penting tersedia, Kita mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aksi panic buying," kata Mendagri Tito Karnavian, saat di Aula Wan Sri Beni Dompak, Kota Tanjungpinang, Kepri, Senin 9 Maret 2026.
Para kepala daerah telah diinstruksikan untuk segera menggelar rapat internal guna memastikan kesiapan pasokan pangan dan energi di wilayah masing-masing. Langkah antisipatif ini bertujuan menjaga kelancaran rantai pasok agar tidak terjadi gangguan distribusi yang merugikan konsumen.
"Kepala daerah sudah harus rapat dan koordinasi bersama distributor serta pengusaha memastikan kesiapan pasokan pangan," Tito menegaskan.
Selain ketersediaan barang, Mendagri juga menekankan pentingnya pengamanan di lokasi wisata serta pengaturan arus mudik yang efektif. Koordinasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mencegah insiden kerumunan massa yang tidak terkendali demi menjamin keselamatan publik.
"Rasa aman dan nyaman harus dihadirkan untuk masyarakat, untuk itu lakukan pengamanan di arus mudik dan lokasi wisata," katanya.
Seluruh kepala daerah wajib berada di wilayah tugasnya mulai tanggal 14 hingga 28 April untuk memimpin langsung pengendalian situasi di lapangan. Kehadiran pemimpin daerah secara fisik sangat krusial dalam mengawal stabilitas harga dan keamanan selama masa perayaan Hari Raya.