Rakor Kemendagri: Ansar Jamin Makanan Sehat Perangi TBC

  • 30 Sep 2025 08:44 WIB
  •  Tanjungpinang

KBRN, Tanjungpinang; Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Senin (29/9/2025). Rakor yang dipimpin langsung oleh Mendagri Tito Karnavian ini membahas dua program strategis nasional: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan percepatan penuntasan Tuberkulosis (TBC).

Mendagri Tito Karnavian menyoroti bahwa Indonesia merupakan negara dengan kasus TBC tertinggi kedua di dunia setelah India, dan menegaskan perlunya peran aktif kepala daerah sebagai ujung tombak penanganan di wilayah prevalensi tinggi. Terkait Program MBG, Mendagri menyampaikan beberapa keputusan penting hasil Rakor sebelumnya.

“Perlunya peran aktif kepala daerah sebagai ujung tombak penanganan di wilayah prevalensi tinggi,” kata Tito Karnavian

Terkait pelaksanaan program MBG, Mendagri menyampaikan hasil Rakor yang berlangsung sehari sebelumnya, Minggu (28/9/2025). Beberapa keputusan penting diambil, di antaranya:

1. Penghentian sementara SPPG (Sentra Penyedia Pangan Gizi) atau dapur MBG yang bermasalah untuk dievaluasi.

2. Kewajiban pengawasan aktif oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memastikan kualitas implementasi.

3. Setiap SPPG wajib memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai syarat operasional.

4. Keterlibatan Puskesmas dan UKS dalam pemantauan berkala untuk sistem pengawasan preventif.

Menkes Budi Gunadi Sadikin menambahkan, aturan SLHS kini telah disimpelkan demi menjamin keamanan pangan MBG. Persyaratan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Standar dari Dinas Pariwisata kini tidak diperlukan lagi.

Persyaratan wajib berfokus pada teknis kesehatan, yaitu Surat Izin SPPG, layout dapur, serta sertifikat kursus keamanan pangan siap saji bagi penanggung jawab dan penjamah makanan.“Aturan SLHS kini telah disimpelkan demi menjamin keamanan pangan MBG,”ujar Budi Gunadi Sadikin.

Menanggapi hasil Rakor tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad memastikan kesiapan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendukung penuh kebijakan pusat. Program Makan Bergizi Gratis dan percepatan penuntasan TBC adalah agenda nasional yang sejalan dengan komitmen Pemprov Kepri untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Agenda nasional yang sejalan dengan komitmen Pemprov Kepri untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat," kata Ansar.

Ia berkomitmen akan memperkuat koordinasi lintas sektor, melibatkan Puskesmas dan sekolah, serta memastikan setiap dapur MBG di Kepri mematuhi SLHS sesuai standar baru yang disederhanakan Menkes agar terjamin makanan sehat dan aman, sekaligus melindungi generasi Kepri dari ancaman TBC.

Rekomendasi Berita