Cap Go Meh Perkuat Pariwisata dan Toleransi Manado

  • 04 Mar 2026 10:29 WIB
  •  Talaud

Manado – Pemerintah Kota Manado memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan perayaan Cap Go Meh yang digelar pada Selasa, 3 Maret 2026. Wali Kota Manado, Andrei Angouw, menegaskan bahwa Cap Go Meh bukan sekadar perayaan keagamaan, tetapi telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Kota Manado.

Menurutnya, perayaan Cap Go Meh sudah menyatu secara historis dengan perjalanan Kota Manado. Tradisi ini tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, sehingga menjadi identitas yang memperkaya keberagaman budaya di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara tersebut.

“Perayaan ini merupakan bagian dari budaya Kota Manado dan juga menjadi atraksi wisata. Secara historis, Cap Go Meh sudah sangat menyatu dengan Kota Manado. Karena itu, kami dari Pemerintah Kota tentu men-support kegiatan ini,” ujar Angouw.

Ia menambahkan, dukungan pemerintah merupakan wujud komitmen dalam menjaga dan merawat nilai toleransi yang selama ini terbangun di tengah masyarakat. Cap Go Meh dinilai menjadi simbol kerukunan antarumat beragama yang nyata di Kota Manado.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap perayaan Cap Go Meh yang telah menjadi agenda tahunan ini dapat terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata unggulan. Dengan kemasan budaya yang kuat dan partisipasi masyarakat yang tinggi, Cap Go Meh diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Kota Manado serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

Rekomendasi Berita