Manengkel Dukung ASDP Rehabilitasi Mangrove di Mawali Bitung
- 10 Nov 2025 23:24 WIB
- Talaud
KBRN, Bitung: Komunitas Manengkel Solidaritas mendukung penuh kegiatan penanaman 3.000 pohon mangrove yang dilaksanakan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bitung di pesisir Desa Mawali, Kecamatan Lembeh Utara, Kota Bitung.
Kegiatan ini dinilai penting untuk menjaga ekosistem pesisir sekaligus membantu keberlanjutan mata pencaharian nelayan di wilayah tersebut.
Ketua Harian Komunitas Manengkel, Jorli Tindage, mengatakan bahwa lokasi penanaman dipilih karena merupakan area habitat alami mangrove yang mulai mengalami penurunan vegetasi.
“Di area Mawali Kecil ini menjadi target utama, karena di sinilah mangrove punya habitatnya. Kami berkolaborasi dengan ASDP, dan berharap ke depan program seperti ini bisa terus dilakukan bersama pemerintah kabupaten agar lebih banyak lagi masyarakat yang terlibat,” ucapnya (7/11/2025).
Menurutnya, kegiatan penanaman dilakukan sebagai bentuk peremajaan terhadap vegetasi mangrove yang mulai mati.
“Kenapa kami memilih Mawali? Karena kami melihat ada beberapa vegetasi mangrove yang sudah mulai mati. Maka dari itu kami mencoba untuk menanam kembali supaya ekosistem tetap terjaga,” ujarnya.
Jorli menambahkan, pelestarian mangrove juga penting untuk menjaga ketersediaan ikan bagi nelayan lokal. “Kami berharap mata pencaharian nelayan di sini tetap bisa bertahan.
Mangrove itu kan tempat ikan berkembang biak. Jadi kalau rusak, nelayan harus melaut lebih jauh. Dengan penanaman ini, kami ingin menjaga agar ikan tetap dekat dan ekosistem tetap hidup,” katanya.
Komunitas Manengkel Solidaritas berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan lingkungan di wilayah pesisir Lembeh, sebagai upaya nyata dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam laut bagi generasi mendatang.