Hari Ulang Tahun UNICEF, Dedikasi Kemanusiaan Tiada Henti

  • 10 Des 2025 23:21 WIB
  •  Talaud

KBRN, Talaud : Di seluruh dunia pada tanggal 11 Desember, orang-orang merayakan Hari Ulang Tahun UNICEF, memperingati hari berdirinya badan amal ini pada tahun 1946. UNICEF, yang merupakan Dana Anak-Anak dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada mulanya didirikan untuk memberikan makanan dan layanan kesehatan darurat bagi anak-anak dan ibu-ibu di negara-negara yang mengalami kehancuran akibat Perang Dunia II. Saat ini, organisasi amal yang memiliki reputasi baik dan dapat dipercaya ini telah berkontribusi dalam menyelamatkan lebih banyak jiwa anak daripada lembaga kemanusiaan lainnya dengan menawarkan layanan kesehatan dan vaksinasi, akses air bersih dan sanitasi, gizi, pendidikan, bantuan darurat, dan masih banyak lagi. Pada hari ini, kita secara khusus mengingat dampak global mereka dan bagaimana kita sendiri dapat membuat perbedaan.

Sejarah Hari Ulang Tahun UNICEF

National Today mencatat, UNICEF atau Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, adalah badan yang merupakan bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang bertanggung jawab untuk menyediakan bantuan kemanusiaan dan pembangunan kepada anak-anak di seluruh dunia. Badan ini adalah salah satu organisasi kesejahteraan sosial yang paling luas dan terkemuka di dunia, dengan kehadiran di 192 negara dan wilayah.

UNICEF adalah penerima manfaat dari Dana Darurat Anak Internasional (ICEF), yang dibentuk oleh Administrasi Bantuan dan Rehabilitasi PBB pada tahun 1946 untuk memberikan bantuan segera kepada anak-anak dan ibu yang terdampak Perang Dunia II. Pada tahun yang sama, Majelis Umum PBB mendirikan Dana Darurat Anak Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) untuk lebih melembagakan pekerjaan bantuan pasca-perang.

Pada tahun 1950, misi UNICEF diperluas untuk mengatasi kebutuhan jangka panjang perempuan dan anak-anak, terutama di negara-negara berkembang. Pada tahun 1953, organisasi ini menjadi komponen tetap dari Sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa. Setelah itu, namanya diubah menjadi Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, meskipun tetap mempertahankan akronim aslinya.

UNICEF sepenuhnya bergantung pada kontribusi dari pemerintah dan donor swasta. Pada tahun 2019, 137 mitra pemerintah UNICEF, bersama dengan organisasi antar pemerintah dan pengaturan antar organisasi, menyumbang $4,7 miliar. Organisasi amal ini terdiri dari perwakilan pemerintah yang telah ditunjuk oleh Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa, umumnya untuk masa jabatan tiga tahun. 36 anggota dewan eksekutif menetapkan kebijakan, menyetujui program, dan mengawasi rencana administrasi dan keuangan.

UNICEF telah dan terus memberikan kontribusi besar untuk tujuan kemanusiaan di seluruh dunia. Pada tahun 2018, UNICEF berkontribusi pada kelahiran 27 juta bayi, memberikan vaksin pentavalen untuk sekitar 65,5 juta anak, menyediakan pendidikan untuk 12 juta anak, merawat empat juta anak yang mengalami kekurangan gizi akut yang serius, dan menanggapi 285 situasi darurat kemanusiaan di 90 negara.

Atas kontribusinya kepada kemanusiaan, UNICEF telah menerima pengakuan luar biasa atas pekerjaannya, termasuk Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1965, Hadiah Indira Gandhi pada tahun 1989, dan Penghargaan Putri Asturias pada tahun 2006. Selama pandemi COVID-19 tahun 2020, UNICEF, bersama dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan lembaga lainnya, mengeluarkan instruksi tentang pengasuhan anak yang sehat. Setiap tahun, pada tanggal 11 Desember, kita memperingati berdirinya UNICEF dan mempertimbangkan untuk berdonasi guna membantu lebih banyak anak yang membutuhkan di seluruh dunia.

Rekomendasi Berita