Bupati Haili Kunjungi Polbangtan Bogor
- 10 Mar 2026 16:44 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Bogor : Setelah menjadi narasumber pada kuliah umum bertema pengembangan kopi di kampus Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) Serpong, Tangerang, Banten, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si, melanjutkan kunjungan kerja ke Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa 10 Maret 2026.
Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam membangun sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan dengan berbagai perguruan tinggi pertanian di Indonesia.
Bupati Aceh Tengah diterima langsung oleh Direktur Dr. Ir. Yoyon Heryanto, SST., M.P. beserta jajarannya dalam pertemuan tersebut dibahas peluang kerja sama pendidikan serta pengiriman mahasiswa asal Aceh Tengah untuk menempuh pendidikan di Polbangtan Bogor pada berbagai program studi yang tersedia.
Direktur Polbangtan Bogor menjelaskan bahwa pada tahun ini terjadi rasionalisasi jumlah mahasiswa baru secara nasional. Jika sebelumnya satu kelas diisi sekitar 45 mahasiswa, kini dikurangi menjadi sekitar 30 mahasiswa per kelas pada lima program studi yang dimiliki kampus tersebut. Secara nasional jumlah penerimaan mahasiswa juga mengalami penyesuaian dari 245 menjadi sekitar 175 mahasiswa.
Akibat kebijakan tersebut, kuota mahasiswa dari Aceh Tengah yang sebelumnya dapat mencapai sekitar 10 orang di tahun 2025, kini berkurang menjadi sekitar tiga hingga empat orang pada tahun ini. Meski demikian, pihak kampus tetap membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah melalui skema kuota kerja sama yang dapat dibagi kepada sejumlah daerah.
Bupati Haili Yoga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sangat serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pertanian dan peternakan. Ia menyebutkan bahwa pada tahun sebelumnya terdapat 10 mahasiswa asal Aceh Tengah yang menempuh pendidikan di Polbangtan Bogor pada program studi Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Penyuluhan Peternakan.
“Kami hari ini berada di Polbangtan Bogor bersama Pak Direktur. Tahun lalu ada 10 mahasiswa kita yang belajar di sini. Bahkan ada yang memiliki IPK 3,9. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi daerah kami”, katanya.
Ia mengakui bahwa pada tahun ini kuota mahasiswa yang diterima dari Aceh Tengah mengalami pengurangan. Namun demikian, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai kampus di Indonesia guna membuka peluang pendidikan bagi generasi muda daerah.
Menurut Bupati, upaya tersebut merupakan bagian dari gerilya pendidikan yang dilakukan pemerintah daerah untuk menitipkan putra-putri Aceh Tengah belajar di berbagai perguruan tinggi. Hal ini dilakukan agar dalam lima hingga lima tahun ke depan Aceh Tengah memiliki sumber daya manusia yang unggul dan siap membangun daerah.
“Pasca bencana yang melanda daerah kami, tantangan pembangunan cukup berat. Karena itu pembangunan SDM menjadi prioritas utama. Saya terus bergerilya ke kampus-kampus untuk menitipkan anak-anak daerah agar menjadi ahli di bidangnya. Pendidikan akan mengubah perilaku dan masa depan daerah”, tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Tengah juga menyempatkan diri bertemu dengan 10 mahasiswa asal Aceh Tengah yang saat ini menempuh pendidikan di Polbangtan Bogor, terdiri dari tujuh mahasiswa laki-laki dan tiga mahasiswa perempuan yang lulus tahun lalu.