Pemerintah Petta Barat Bersama Polnustar Tingkatkan Pembudidaya Ikan

  • 13 Mar 2026 18:58 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna - Pemerintah Kampung Petta Barat melalui kelompok pembudidaya Sengkanaung dan Program Studi Teknologi Budidaya Ikan Politeknik Negeri Nusa Utara melakukan peningkatan kapasitas bagi pembudidaya ikan dan pelatihan pembuatan pakan ikan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, mulai Kamis 5 sampai dengan 7 Maret 2026, dengan dukungan mesin pencetak dan penepung pakan ikan yang disediakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Dosen Polnustar Program Studi Teknologi Budidaya Ikan Jetti T. Saselah, S.Pi kepada rri.co.id mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan teknik pembuatan pakan ikan secara mandiri, dengan memanfatakan mesin pembuatan pakan.

’’Dengan pembudidaya dapat mengurangi biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas pakan yang diberikan kepada ikan,“ujarnya,

Jetti T. Saselah menjelaskan peserta mendapatkan kesempatan langsung mempraktikkan pembuatan pakan mulai dari persiapan bahan dengan menngunakan mesin penepung, dan mesin pencetak untuk menghasilkan pellet ikan siap pakai.

Selain itu pelatihan ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan antar pembudidaya, sekaligus memperkuat jejaring kerja sama antara pemerintah kampung, kelompok pembudidaya, dan akademisi.

Diketahui narasumber dalam pelatihan antara lain dosen dan laboran dari Polnustar Program Studi Teknologi Budidaya Ikan Jetti T. Saselah, S.Pi, M.Si, Numisye Iske Mose, STP, M.Sc, Yessi A. P Manganang, S.Pi, M.Sc, Magdalin Ulaan, M.Si, Yeni Indriani, M. Si, Fauldiks Hatimanis, A.md.Pi.

Acara ditutup dengan buka puasa bersama, menambah suasana kebersamaan dan mempererat hubungan antara seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

Melalui pelatihan ini diharapkan pembudidaya ikan di kampung Petta Barat semakin mampu mengelola usaha budidaya secara profesional dan berkelanjutan, serta memanfaatkan teknologi sederhana untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.(Jumel)

Rekomendasi Berita