Sidak Pasar Jungke, Bupati Karanganyar Pastikan Stok Aman
- 13 Mar 2026 19:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Bupati Karanganyar, Rober Christanto, bersama Wakil Bupati dan perwakilan Bank Indonesia (BI) melakukan inspeksi mendadak (sidak) pantauan harga pangan di Pasar Jungke, Karanganyar, Jumat 13 Maret 2026. Hasil pantauan menunjukkan stok pangan mencukupi dan harga sejumlah komoditas mulai menunjukkan tren penurunan.
Bupati Rober menjelaskan, meski mendekati Lebaran, antusiasme pembeli cukup signifikan namun harga tetap terkontrol. Salah satu penurunan yang mencolok terjadi pada komoditas cabai.
"Kita lihat bersama BI, Bulog, Polres, dan TNI ke pasar. Harga ada kenaikan sedikit namun ada juga yang turun, salah satunya cabai dari Rp90 ribu kini menjadi Rp80 ribu. Bawang dan beras insyaallah aman, hanya daging yang cenderung sedikit naik," ujar Rober Christanto usai sidak.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut, Pemkab Karanganyar meluncurkan Gerakan Pasar Murah (GPM). Langkah ini diambil sebagai instrumen kontrol harga agar tetap terjangkau oleh masyarakat hingga hari H Lebaran nanti.
"Saya sudah perintahkan Dinas Perdagangan dan Pertanian untuk terus memantau. Jangan sampai ada pemain yang sengaja memainkan harga. Stok kita pastikan tercukupi dan aman," kata Bupati.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, yang ikut mendampingi sidak menyatakan bahwa kondisi inflasi di Karanganyar masih sangat terjaga. Bahkan, harga daging di Karanganyar yang berada di kisaran Rp125 ribu per kilogram dinilai masih lebih rendah dibandingkan daerah lain.
"Pasokan aman dan harga terkendali. Beberapa komoditas yang naik itu tidak hanya di Karanganyar, tapi relatif masih terjaga bahkan trennya menurun. Daya beli masyarakat di sini bagus, pasar ramai, dan adanya GPM ini memudahkan masyarakat mendapatkan komoditas yang dibutuhkan," ujar Dwiyanto.