Mahasiswa UNS Raih Puluhan Medali Ajang Karate Nasional
- 25 Jun 2025 20:11 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Delegasi Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terus menorehkan prestasi membanggakan di bidang olahraga karate sepanjang tahun 2025.
Deretan medali berhasil diraih dalam tiga ajang kejuaraan karate bergengsi. Capaian ini menjadi bukti komitmen UNS dalam mendukung pengembangan bakat mahasiswa di bidang olahraga.
Pada ajang Udinus Karate Championship 2025 yang berlangsung di GOR Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Satria Sport Center Semarang, Jumat (30/5/2025) hingga Sabtu (31/5/2025), tim karate UNS sukses membawa pulang total 11 medali.
Rinciannya, 8 medali emas dan 3 medali perak berhasil disumbangkan oleh delapan mahasiswa UNS. Para medalis adalah Angelika Nalya Justine, Ufairolul Iffat, Rizky Setiawan Soleh, Zidan Ivander Ar-Rafif, Muslih Eriyad Anugrah Widya Permana, Fairuz Aliya Zulfidar, Khoirunisa Maulia, dan Ibnu Akbar Athijani.
Sebelumnya, UNS juga tampil dominan dalam ajang Solo National Karate Championship 2025 yang dihelat pada 25-27 April 2025 di GOR Sritex Arena Solo. Lima belas mahasiswa UNS menjadi medalis di ajang ini. Mereka menyumbang 28 medali, terdiri dari 17 medali emas, 9 medali perak, dan 2 medali perunggu.
Pada awal tahun, UNS juga berjaya dalam Gadjah Mada Open National Karate Championship 2025_ di GOR Pancasila UGM Yogyakarta pada 21-23 Februari 2025. Sepuluh Mahasiswa UNS tampil gemilang sepanjang kejuaraan. Tim karate UNS memborong 21 medali yang terdiri dari 13 emas, 7 perak, dan 1 perunggu.
Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Inkai UNS 2025, Angelika Nalya Justine, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa tim karate UNS. Ia mengungkapkan bahwa hasil ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus, sekaligus pemacu semangat untuk terus meningkatkan prestasi ke depan.
“Kami tentunya merasa bangga atas prestasi yang dapat kami sumbangkan untuk nama besar UNS. Kami bisa membawa nama baik UNS untuk berkibar di kancah olahraga karate. Prestasi ini mendorong kami untuk semakin bersemangat di event-event selanjutnya,” kata Angelika dalam rillis tertulisnya yang diterima rri.co.id Rabu (25/6/2025).
Persiapan tim dilakukan secara intensif melalui program training center satu bulan sebelum pertandingan. Untuk memaksimalkan performa, tim kerap mendatangkan pelatih eksternal. Dukungan antar-atlet juga dijaga agar tercipta chemistry kuat saat berlaga di lapangan.
Angelika melanjutkan, risiko cedera di lapangan serta jadwal akademik yang padat kerap menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet karate UNS.
“Hal yang sering berkesan adalah apabila seorang atlet telah mengalami cedera dan harus bertanding dengan banyak lawan dari berbagai universitas, ternyata bisa mendapatkan juara,” ujar Angelika.
Angelika juga membagikan strategi tim dalam membagi fokus dan menjaga stamina atlet di tengah banyaknya nomor pertandingan. Latihan rutin sepanjang tahun menjadi kunci agar kondisi fisik dan teknik tetap terjaga. Progres tiap atlet dipantau secara berkala untuk memastikan kesiapan menghadapi kejuaraan.
“Untuk tetap menjaga stamina atlet, kami melakukan latihan rutin. Sehingga latihan tidak hanya dilakukan ketika menjelang kejuaraan saja. Kami juga selalu memantau progres teknik dan juga berat badan agar dapat memetakan sesuai nomor pertandingan yang ada,” tuturnya.