Polisi Gandeng BNN Bahas Keamanan jelang Mudik
- 12 Mar 2026 21:37 WIB
- Surabaya
RRI.CO.IID, Surabaya – Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, jajaran Ditbinmas Polda Jatim bersama BNNP Jatim menggelar program Dialog Siskamling pada Kamis (12/3). Dialog ini memfokuskan pembahasan pada penguatan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menyambut momentum mudik Lebaran.
Hadir sebagai narasumber utama, AKBP Sutiono, S.Pd (Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Jatim), Briptu I Gusti Bagus Rama (Bamin Subdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Jatim), dan dr. Abdullah Faial BZ (Dokter Ahli Pertama BNNP Jatim).
AKBP Sutiono menegaskan bahwa peran aktif masyarakat melalui Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sangat krusial, terutama saat banyak rumah ditinggal penghuninya untuk mudik.
"Operasi Ketupat bukan hanya tugas Polri, tapi kerja sama kolektif. Kami mendorong warga untuk kembali menghidupkan pam swakarsa. Siskamling adalah deteksi dini terbaik terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian rumah kosong," kata AKBP Sutiono.
Senada dengan hal tersebut, Briptu I Gusti Bagus Rama menjelaskan bahwa personel Bhabinkamtibmas di seluruh jajaran Polda Jatim telah diinstruksikan untuk melakukan pemetaan wilayah rawan.
Koordinasi Intensif: Bhabinkamtibmas akan mendampingi petugas ronda dalam melakukan patroli lingkungan.
Pendataan Pemudik: Warga diimbau melaporkan keberangkatan mudik kepada RT/RW atau petugas keamanan setempat agar pengawasan lebih terukur.
Sisi lain yang tidak kalah penting adalah aspek kesehatan masyarakat dan pencegahan narkoba. dr. Abdullah Faial BZ dari BNNP Jatim menyoroti risiko peredaran gelap narkoba yang sering kali memanfaatkan keramaian hari raya.
"Kamtibmas yang aman juga berarti lingkungan yang bersih dari narkoba. Kami mengajak masyarakat untuk waspada jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Jangan sampai momentum Lebaran dinodai oleh penyalahgunaan zat terlarang yang merusak generasi muda," jelas dr. Abdullah.
Persiapan Operasi Ketupat 2026 di Jawa Timur akan mengedepankan pendekatan preventif. Sinergi antara kepolisian, instansi terkait seperti BNNP, dan partisipasi aktif masyarakat melalui Siskamling menjadi kunci utama mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan.