Dosen HI Unair Sebut Peran Indonesia Cukup Krusial
- 24 Jun 2025 16:16 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga Probo Darono Yakti M.Hub.Int. menilai peran Indonesia di kancah internasional cukup krusial khususnya disaat kondisi konflik yang sedang terjadi di berbagai daerah di dunia.
Probo saat dihubungi RRI pada hari Selasa (24/6/2025) menjelaskan Indonesia memiliki posisi tawar yang cukup besar, khususnya sebagai mediator atau penengah pada konflik iran dan israel yang memanas beberapa waktu terakhir.
“Indonesia saya rasa memiliki posisi tawat yang cukup signifikan, sebagai mediator atau penengah disaat konflik yang ada saat ini, tentu ini menjadi hal yang penting bagi perdamaian dunia,” kata Probo.
Ia menambahkan posisi peace broker atau jembatan perdamaian kerap di berikan oleh dunia internasional kepada Indonesia karena penempatan posisi politik Indonesia yang Non Blok.
“Apalagi kita telah berkomitmen menjadi negara Non-Blok, UUD 1945 pun di rancang untuk menjadi negara yang menolak segals bentuk penjajahan,” ujarnya.
Dirinya juga mendorong Indonesia untuk mewujudkan perdamaian melalui forum-forum internasional seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan forum internasional lainnya.
“Maka langkah kongkrit yang bisa di lakukan pemerintah yaitu harus aktif sebagai mediator melalui forum-forum internasional seperti PBB, OKI, ASEAN, dan lainnya,” ungkapnya.
Meski begitu Probo juga menghimbau pemerintah untuk tetap berhati-hati terhadap situasi dunia geo-politik yang penuh dinamika.
“Seperti yang kita tahu bahwa kita sering kali turut andil pada kebijakan internasional, peta politik saat ini harus di analisis dengan matang agar tidak terjadi kesalahan yang fatal,” ujarnya.
Menurutnya, pemilihan keputusan yang bijak dapat menyelamatkan posisi Indonesia dan terhindar dari konflik internasional yang begitu kompleks dan dapat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia maupun dunia internasional.