Pakar Sosiologi Unair: Konflik Internasional Timbulkan Kelompok Sosial

  • 24 Jun 2025 16:01 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Pakar Sosiologi Universitas Airlangga Novri Susan S.Sos., MA., Ph.D., menilai konflik internasional yang terjadi antara Iran dan Israel tidak hanya berdampak pada ekonomi, namun juga menimbulkan kelompok-kelompok sosial berbasis identitas dalam menyikapi konflik tersebut.

Novri saat di wawancara RRI Selasa (24/6/2025) mengatakan terbentunya kelompok sosial tertentu disebabkan oleh kecenderungan keberpihakan yang di tunjukkan oleh setiap kalangan di lingkungan masyarakat Indonesia terhadap fenomena konflik Iran dan Israel.

“Bahwa memang terjadi pengelompokan sosial berbasis identitas yang mendukung dan tidak mendukung dari masing-masing negara, tentu konflik Israel atau Iran itu sudah merupakan konsekuensi sosial yang pasti terjadi di Indonesia,” kata Novri.

Meski begitu ia memastikan bahwa fenomena tersebut merupakan hal yang wajar dan bagian dari aspek sosial.

“Saya pikir itu hal yang biasa, tidak masalah, yang harus kita perhatikan adalah apakah ada perkembangan dari komen-komen masyarakat itu,” ujarnya.

Dari fenomena tersebut dirinya menegaskan kepada masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan mengutarakan pendapat, karena konflik dengan skala yang lebih besar dapat terjadi akibat kesalahan pengambilan keputusan dalam menanggapi suatu hal.

“Hal yang harus diperhatikan adalah ada pola tercipta kemungkinan konflik kekerasan horizontal di antara kelompok-kelompok sosial yang ada, ini yang kita pastikan untuk tidak terjadi,” ungkapnya.

Peran pemerintah sangat penting untuk terus mengajak masyarakat agar menjunjung tinggi perdamaian dan mendorong masyarakat agar bersikap bijak dalam menanggapi konflik Iran-Israel serta konflik lainnya di penjuru dunia.

Rekomendasi Berita