Luapan Sungai di Mojokerto Merendam Puluhan Rumah Warga

  • 12 Feb 2026 10:40 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Mojokerto – Banjir luapan sempat merendam dua desa di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Tijur Rabu 1 Februari 2026 malam. Luberan air sungai yang terjadi akibat hujan lebat sejak sore itu itu mengakibatkan debit air sungai meningkat mengakibatkan puluhan rumah warga terendam air.

Lokasi terdampak berada di Desa Pandankrajan serta Dusun Dempol Lor RT 1, 2, dan 3 RW 01 Desa Mojogebang. Air sempat menggenangi jalan desa dan sejumlah bangunan warga setinggi sekitar hingga 30 centimeter.

Di Desa Pandankrajan, genangan air juga masuk ke area sekolahan Madrasah Ibtidaiyah Miftahun Najah dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter. Sementara di Dusun Dempol Lor, sedikitnya 50 rumah warga terdampak banjir.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, dari hasil asesmen dilokasi, genangan air tidak berlangsung lama air mulai berangsur surut pada Rabu malam.

“Begitu mendapat informasi, tim kami segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan terhadap warga terdampak, sekaligus memantau perkembangan tinggi muka air,” ujar Abdul Khakim, Kamis 12 Februari 2026.

Selain melakukan pendataan, petugas juga berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) untuk melaporkan kondisi terkini kepada pimpinan daerah.

“Pada pukul 23.15 WIB, air dilaporkan surut total baik di jalan desa maupun di dalam rumah warga,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material berat. Warga bersama petugas bergotong royong membersihkan sisa lumpur dan genangan air di lingkungan masing-masing.

"Mita himbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan yang masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir," tutur Khakim.

Rekomendasi Berita