Negara dengan Paspor Terlemah di Dunia: Mobilitas Warganya Sangat Terbatas
- 07 Mar 2026 14:36 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Di era globalisasi, kekuatan paspor menjadi salah satu indikator penting yang menentukan seberapa bebas warga suatu negara dapat bepergian ke berbagai belahan dunia. Paspor yang kuat memungkinkan pemiliknya memasuki banyak negara tanpa visa, sementara paspor yang lemah membuat pemiliknya harus menghadapi berbagai pembatasan dan proses administrasi yang rumit.
Berdasarkan laporan terbaru dari Henley & Partners melalui indeks paspor global mereka, Afghanistan saat ini menempati posisi sebagai negara dengan paspor terlemah di dunia. Warga Afghanistan hanya dapat memasuki sekitar 24 negara tanpa harus mengurus visa terlebih dahulu.
Konflik dan Stabilitas Politik Jadi Faktor Utama
Kekuatan paspor suatu negara tidak hanya ditentukan oleh hubungan diplomatik, tetapi juga oleh stabilitas politik, keamanan, serta kondisi ekonomi negara tersebut. Negara yang mengalami konflik berkepanjangan biasanya memiliki mobilitas internasional yang sangat terbatas.
Selama beberapa dekade terakhir, Afghanistan dilanda konflik, pergolakan politik, serta perubahan pemerintahan yang drastis. Kondisi ini membuat banyak negara menerapkan aturan visa yang lebih ketat bagi warga negara tersebut.
Selain Afghanistan, beberapa negara lain juga masuk dalam daftar paspor terlemah di dunia. Di antaranya adalah Syria, Iraq, Pakistan, dan Yemen. Negara-negara ini umumnya menghadapi tantangan yang hampir sama, mulai dari konflik bersenjata, krisis politik, hingga ketidakstabilan ekonomi.
Daftar Negara dengan Paspor Terlemah
Berikut beberapa negara yang paspornya berada di posisi terbawah dunia:
1. Afghanistan – akses sekitar 24 negara
2. Syria – sekitar 26 negara
3. Iraq – sekitar 29 negara
4. Pakistan – sekitar 31 negara
5. Yemen – sekitar 31 negara
6. Somalia – sekitar 33 negara
7. Nepal – sekitar 35 negara
8. Bangladesh – sekitar 37 negara
Warga dari negara-negara tersebut umumnya harus mengurus visa terlebih dahulu sebelum bepergian ke sebagian besar negara di dunia.
Paspor Kuat vs Paspor Lemah
Sebagai perbandingan, paspor dari negara maju seperti Singapura, Jepang, dan Jerman termasuk yang paling kuat di dunia karena memberikan akses bebas visa ke lebih dari 190 negara.
Perbedaan ini menunjukkan bagaimana stabilitas ekonomi, hubungan diplomatik, dan reputasi internasional suatu negara sangat berpengaruh terhadap kebebasan mobilitas warganya.
Mobilitas Global Masih Jadi Tantangan
Bagi jutaan warga negara dengan paspor lemah, bepergian ke luar negeri bukanlah hal yang mudah. Selain harus mengurus visa yang panjang dan mahal, mereka juga sering menghadapi penolakan atau persyaratan tambahan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa di tengah dunia yang semakin terbuka, kebebasan untuk bepergian masih belum dinikmati secara merata oleh semua warga dunia.