Iran Bersumpah Balas Dendam, Atas Tewasnya Khamenei dalam Serangan AS-Israel
- 01 Mar 2026 21:19 WIB
- Sungaipenuh
RRI.CO.ID, Sungai Penuh - Serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Garda Revolusi Iran bersumpah untuk menghukum "para pembunuh" dalam serangan tersebut.
"Tangan pembalasan bangsa Iran untuk hukuman yang keras, tegas, dan patut disesalkan bagi para pembunuh Imam Umat tidak akan melepaskan mereka," kata Garda Revolusi pada Minggu, 1 Maret 2026, sebagaimana dikutip dari kumparan.
Sumber pemerintah Iran mengkonfirmasi kematian Ayatollah Ali Khamenei. Al-Jazeera melaporkan pemerintah Iran juga menetapkan 40 hari masa berkabung atas wafatnya Khamenei. Konfirmasi tersebut disampaikan kantor berita Tasnim dan Fars.
Fars menyebut keputusan berkabung diambil tak lama setelah kematian Khamenei diumumkan secara resmi ke publik. Stasiun televisi pemerintah Iran pada Minggu mengonfirmasi kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Seorang presenter di televisi itu mengumumkan kematian Khamenei sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
"Bangsa besar Iran, semangat agung bangsa Iran, dan pemimpin besar umat Islam, Imam Khamenei, telah meninggal dunia dalam syahid pada bulan suci Ramadan," katanya.
“Hari ini, bangsa besar Iran, umat Islam, dan para pejuang kebebasan di seluruh dunia sedang berduka atas serangan jahat yang dilakukan oleh Amerika Serikat yang kriminal dan kaum Zionis yang durhaka," ungkapnya