Bulog Belitung Pastikan Stok Beras Aman jelang Lebaran

  • 10 Mar 2026 13:53 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung - Perum Bulog Cabang Belitung memastikan ketersediaan stok beras menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi aman. Hal ini disampaikan saat Bupati Belitung bersama unsur Forkopimda melakukan peninjauan ke gudang Bulog, Selasa 10 Maret 2026.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman mengatakan, saat ini stok beras medium yang tersedia di gudang Bulog mencapai 1.160 ton. Selain beras, Bulog juga memiliki stok sejumlah komoditas lain seperti minyak goreng dan gula.

"Untuk stok beras medium kita saat ini tersedia sekitar 1.160 ton. Kemudian minyak goreng premium merek Fortune ada sekitar 400 kilogram, gula sekitar 1 ton, dan minyak goreng Kita tersedia sekitar 89 ribu liter," kata Syahrianza kepada RRI.

Ia menjelaskan, beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dilepas dengan harga Rp11.300 per kilogram atau sekitar Rp56.000 per karung ukuran 5 kilogram. Sementara gula dijual sekitar Rp18.000 per kilogram dalam paket tertentu.

Adapun minyak goreng premium merek Fortune dijual sekitar Rp19.000 per liter. Sedangkan minyak goreng merek Kita dilepas dari Bulog dengan harga Rp14.200 per liter dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700, namun di pasar diarahkan dijual sekitar Rp15.500 per liter.

Menurut Syahrianza, saat Ramadan hingga menjelang Idulfitri, Bulog memang menambah pasokan untuk komoditas tertentu seperti minyak goreng dan beras SPHP guna menahan potensi gejolak harga.

"Permintaan sebenarnya masih normal, tidak ada peningkatan yang signifikan," ujarnya.

Terkait komoditas daging beku, Syahrianza mengakui Bulog Belitung saat ini tidak menyimpan stok. Namun pihaknya siap mendatangkan daging beku jika terdapat permintaan.

Menurutnya, pengadaan daging beku biasanya didatangkan dari luar pulau dengan jumlah minimal satu kontainer atau sekitar 15 ton. Saat ini kebutuhan daging beku di Belitung sebagian besar dipenuhi oleh distributor swasta.

Sementara itu, salah satu warga Belitung, Mega, mengaku senang mengetahui stok beras di gudang Bulog dalam kondisi aman menjelang Lebaran. Menurutnya, kepastian ketersediaan bahan pokok membuat masyarakat lebih tenang.

"Kami sebagai masyarakat tentu merasa lebih tenang kalau stok beras aman sampai Lebaran. Jadi tidak khawatir akan terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang tinggi," ujar Mega.

Bulog Belitung memastikan akan terus memantau perkembangan kebutuhan pangan masyarakat serta siap melakukan pengadaan tambahan apabila diperlukan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Rekomendasi Berita