BPJS Kesehatan Berikan Kemudahan Layanan saat diluar Domisili

  • 13 Mar 2026 17:32 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Menjelang libur Hari Raya Idulfitri, BPJS Kesehatan terus memastikan kemudahan akses layanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap terjaga. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menyampaikan bahwa Program JKN menerapkan prinsip portabilitas yang memungkinkan peserta memperoleh layanan kesehatan di seluruh wilayah Indonesia.

“Peserta tidak perlu khawatir ketika mudik atau merantau karena layanan JKN tetap bisa dimanfaatkan di mana saja sesuai prosedur yang berlaku. Yang terpenting adalah memastikan status kepesertaan tetap aktif sehingga layanan kesehatan dapat diakses kapan pun dibutuhkan,” ujar Galih saat ditemui di ruangannya pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kemudahan akses layanan juga didukung melalui berbagai kanal layanan non tatap muka yang telah disediakan BPJS Kesehatan. Informasi administrasi maupun pengaduan kini dapat diperoleh lebih praktis melalui pemanfaatan layanan digital.

“Peserta bisa menghubungi BPJS Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, serta Care Center 165. Layanan ini dihadirkan agar peserta tetap dapat mengurus kebutuhannya tanpa harus datang langsung ke kantor,” kata Galih.

Selain itu, peserta yang berada di luar wilayah tempatnya terdaftar tetap dapat berobat ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mitra BPJS Kesehatan. Kunjungan tersebut dapat dilakukan maksimal tiga kali dalam satu bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dalam kondisi darurat, peserta dapat langsung menuju rumah sakit terdekat tanpa perlu rujukan dari FKTP. Peserta PRB dan Prolanis juga bisa mengambil obat lebih awal maksimal tujuh hari sebelum persediaan habis agar kondisi kesehatannya tetap terjaga selama mudik,” ujarnya.

Sementara itu, Ade Yulya Putri Puspitasari yang akrab disapa Ade, peserta JKN asal Jember yang merantau di Pamekasan, mengaku merasa lebih tenang karena tetap bisa mengakses layanan kesehatan tanpa harus kembali ke daerah asal. Kemudahan tersebut membuatnya merasa terlindungi selama menjalani aktivitas di perantauan.

“Sebagai perantau, saya merasa lebih nyaman karena kartu JKN tetap bisa digunakan di mana saja selama kepesertaan aktif. Informasi layanan juga mudah saya dapatkan melalui aplikasi JKN maupun layanan WhatsApp PANDAWA,” kata Ade.

Kemudahan layanan JKN sangat dirasakan manfaatnya oleh Ade selama tinggal jauh dari kampung halaman. Status kepesertaan yang aktif pun selalu diupayakan olehnya agar perlindungan kesehatan tetap dapat dimanfaatkan kapan pun dibutuhkan.

“Saya benar-benar merasakan manfaat layanan JKN selama merantau di Pamekasan karena tetap bisa akses layanan JKN. Saya juga rutin memastikan kepesertaan tetap aktif agar merasa lebih tenang,” ucapnya.

Rekomendasi Berita