PSBM Universitas PGRI Sumenep dan Disdik Perkuat Sinergi Kelestarian Budaya
- 11 Mar 2026 09:45 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Pengurus Pusat Studi Budaya Madura (PSBM) Universitas PGRI Sumenep melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, untuk memperkuat sinergi pelestarian bahasa dan budaya lokal di sektor pendidikan, Rabu, 11 Maret 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Dinas Pendidikan Sumenep tersebut membahas sejumlah agenda strategis, termasuk penguatan literasi bahasa Madura dan program kebudayaan yang melibatkan sekolah serta masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Moh. Iksan, mengapresiasi inisiatif PSBM dalam menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh langkah tersebut agar generasi muda tetap mengenal akar budayanya.
“Program kerja PSBM ini sangat baik. Dinas Pendidikan pada prinsipnya siap bersinergi dan mendukung kegiatan yang berdampak pada penguatan karakter budaya di dunia pendidikan,” kata Ikhsan.
Iksan menambahkan bahwa meski dirinya bukan putra daerah asli, kecintaannya terhadap budaya Madura sangat besar. Ia menilai kolaborasi antara akademisi dan pemerintah adalah kunci agar pelestarian budaya tidak berhenti pada tataran wacana.
“Budaya dan bahasa Madura bagi saya sudah mendarah daging, sehingga kami siap mengawal dan mendukung kegiatan PSBM yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas PGRI Sumenep, Suhartatik, menjelaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan strategis dalam menjaga kekayaan lokal melalui riset serta pengabdian masyarakat.
“Semoga dengan adanya kolaborasi ini melahirkan program konkret, seperti penguatan literasi bahasa Madura di sekolah serta dokumentasi budaya yang melibatkan dosen dan mahasiswa. Melalui langkah ini, pelestarian budaya diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas di Kabupaten Sumenep,” ucap Suhartatik.