Trump dan Xi Bahas Pelarangan TikTok di AS
- 21 Sep 2025 13:42 WIB
- Sumenep
KBRN, Sumenep: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping menggelar pembicaraan produktif terkait kesepakatan TikTok. Trump menegaskan, kesepakatan ini akan mencegah aplikasi populer itu dilarang beroperasi di Amerika.
Kongres sebelumnya memutuskan TikTok ditutup pada Januari 2025 bila ByteDance tak melepas asetnya di AS. Namun, Trump telah menunda keputusan larangan tersebut sebanyak empat kali untuk membuka ruang negosiasi.
Dari laman Sky News, Trump menyebut Xi sudah menyetujui kesepakatan, meski dokumen resmi belum ditandatangani. Ia menilai kesepakatan ini menguntungkan bagi negara, terutama bagi jutaan pengguna muda.
Dalam pernyataan media Tiongkok, Xi menyebut pembahasan berlangsung pragmatis dan menyentuh isu hubungan bilateral. Beijing menegaskan posisi jelas bahwa negosiasi bisnis harus mematuhi hukum dan menyeimbangkan kepentingan kedua pihak.
ByteDance menyampaikan apresiasi kepada kedua pemimpin atas upaya menjaga keberadaan TikTok di Amerika. Menurut laporan, Oracle dan investor AS akan menguasai 80 persen saham TikTok AS, sementara sisanya dikuasai Tiongkok.