Masyarakat Papua Barat Daya Bisa Saksikan Fenomena Gerhana Bulan Total Malam Ini
- 03 Mar 2026 09:08 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Masyarakat Indonesia akan berkesempatan menyaksikan salah satu fenomena astronomi yakni gerhana bulan total (GBT) yang terjadi pada hari ini Selasa, 3 Maret 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memastikan bahwa peristiwa tersebut dapat diamati dari berbagai wilayah di Tanah Air.
Diketahui gerhana bulan total terjadi ketika posisi matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis lurus, sehingga cahaya matahari ke bulan terhalang oleh bumi. Fenomena ini merupakan bagian dari pergerakan dinamis ketiga benda langit tersebut dan hanya terjadi saat fase bulan purnama.
Saat puncak gerhana, bulan akan tampak berwarna merah. Warna tersebut muncul akibat hamburan rayleigh di atmosfer bumi, yakni ketika cahaya matahari dengan panjang gelombang pendek (biru) tersebar, sementara cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang (merah) diteruskan hingga mencapai permukaan bulan. Fenomena ini kerap disebut sebagai “Blood Moon”.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I DEO Sorong, Ahmad Bisri menjelaskan bahwa masyarakat di wilayah Papua Barat Daya berpeluang besar menyaksikan seluruh fase gerhana apabila kondisi cuaca mendukung. “Apabila kondisi cuaca cerah, insyaallah masyarakat dapat melihat dan mengamati fase-fase Gerhana Bulan di Papua Barat Daya dengan jelas,” ujar Ahmad Bisri.
Berdasarkan data BMKG, Gerhana Bulan akan dimulai pada pukul 20.03 WIT, mencapai puncaknya pada pukul 20.33 WIT, dan berakhir sepenuhnya pada pukul 23.24 WIT. BMKG mengimbau masyarakat untuk memilih lokasi pengamatan yang minim polusi cahaya dan tidak terhalang awan agar dapat menikmati fenomena ini secara optimal.
Tidak seperti Gerhana Matahari, Gerhana Bulan aman untuk diamati dengan mata telanjang tanpa alat bantu khusus. Fenomena ini menjadi momentum edukatif sekaligus pengalaman langka yang sayang untuk dilewatkan oleh masyarakat Indonesia.