Libur Imlek 2026 Empat Hari Berturut
- 15 Feb 2026 19:12 WIB
- Sorong
RRI.CO.ID, Sorong - Pemerintah menetapkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sebagai hari libur nasional yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026. Selain itu, Senin, 16 Februari 2026, juga ditetapkan sebagai cuti bersama, sehingga masyarakat dapat menikmati rangkaian libur panjang.
Dengan susunan tersebut, akhir pekan pada 14 dan 15 Februari otomatis terhubung dengan cuti bersama dan libur nasional. Artinya, terdapat empat hari berturut-turut yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat maupun bepergian. Pola long weekend seperti ini kerap dimanfaatkan masyarakat untuk mudik singkat, berwisata, atau sekadar berkumpul bersama keluarga.
Sejumlah pelaku industri pariwisata dan ritel biasanya menyambut periode libur panjang dengan berbagai promo. Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, momentum libur nasional terbukti mendorong peningkatan kunjungan ke destinasi wisata serta mendongkrak transaksi di pusat perbelanjaan dan sektor kuliner. Hal ini menunjukkan bahwa kalender libur memiliki dampak langsung terhadap pergerakan ekonomi domestik.
Meski demikian, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat agar memprioritaskan keselamatan selama bepergian. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, menjaga ketertiban di ruang publik, serta memperhatikan kondisi kesehatan menjadi hal yang ditekankan selama masa liburan.
Di luar aspek ekonomi, Imlek memiliki makna budaya yang mendalam bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia. Tradisi berkumpul bersama keluarga, berbagi angpao, hingga pertunjukan barongsai dan lampion menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam berbagai publikasinya juga menekankan pentingnya menghargai keberagaman budaya sebagai kekayaan bangsa.
Dengan adanya penetapan ini, libur Imlek 2026 bukan hanya menjadi waktu rehat bagi pekerja dan pelajar, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebersamaan serta mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor.