Waspada Provokasi Demo,Jaga Diri dengan Berpikir Kritis
- 31 Agt 2025 07:48 WIB
- Sorong
KBRN,Teminabuan: Di era digital,ajakan untuk berdemo dari pihak tidak dikenal semakin marak, sering kali berujung pada tindakan yang merugikan.Dikutip dari laman Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. Masyarakat perlu bersikap kritis dan waspada agar tidak mudah terprovokasi.
Aksi demonstrasi merupakan salah satu bentuk penyampaian pendapat di negara demokrasi, namun sayangnya, hal ini sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kepentingan tertentu. Ajakan dan provokasi yang disebarkan melalui media sosial atau pesan singkat dari orang tak dikenal menjadi modus utama untuk menggalang massa.
Hasutan ini biasanya menggunakan narasi emosional, informasi yang tidak akurat, atau janji-janji yang tidak jelas.
Berikut langkah-langkahnya adalah:
1.Memverifikasi sumber informasi. Jangan langsung percaya pada ajakan yang disebarkan secara viral tanpa tahu siapa penyebar dan apa tujuannya. Cari tahu kebenaran informasi dari sumber terpercaya seperti media massa yang kredibel atau situs resmi pemerintah. Pastikan juga narasi yang digunakan tidak mengandung unsur SARA atau provokasi yang berlebihan.
2.Memahami risiko yang mungkin terjadi. Bergabung dengan demonstrasi yang diprovokasi oleh oknum tak dikenal bisa membahayakan keselamatan diri dan orang lain. Potensi kerusuhan, perusakan fasilitas publik, atau bahkan bentrokan dengan aparat keamanan sangat mungkin terjadi. Pikirkan matang-matang, apakah ajakan tersebut sebanding dengan risiko yang akan dihadapi?
3.Jika Anda menerima ajakan atau provokasi yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak berwajib atau blokir kontak tersebut. Menjaga diri dari provokasi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan bersikap lebih kritis dan tidak mudah terhasut, kita bisa menjaga ketertiban umum dan tidak menjadi alat bagi kepentingan oknum yang tidak bertanggung jawab.