Buntut Pandemi:Trump Tarik AS,Kritik Tajam WHO

  • 15 Jun 2025 18:15 WIB
  •  Sorong

KBRN,Teminabuan: Keputusan Presiden Amerika Serikat,Donald Trump,untuk kembali menarik negaranya dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada pertengahan 2025 ini telah mengguncang lanskap kesehatan global. Langkah drastis ini,yang merupakan pengulangan dari niatnya di masa jabatan pertama,dipicu oleh ketidakpuasan mendalam pemerintahannya terhadap kinerja WHO, khususnya dalam penanganan pandemi COVID-19 yang sempat melanda dunia.

Dilansir dari laman The New York Times,

Presiden Trump secara konsisten menyuarakan kritik tajam bahwa WHO lamban dalam memberikan peringatan dini mengenai penyebaran virus dan dinilai gagal menangani krisis kesehatan global tersebut secara efektif. Ia berulang kali menuding WHO terlalu "China-sentris" mengklaim bahwa organisasi tersebut terlalu lunak terhadap Tiongkok di awal-awal wabah dan tidak transparan dalam informasi.Bagi Trump,kontribusi besar Amerika Serikat sebagai penyumbang dana terbesar bagi WHO tidak sebanding dengan hasil yang dirasakan dan ia berpendapat bahwa reformasi substansial yang ia tuntut tidak pernah terealisasi.

Keputusan penarikan ini,yang diprediksi akan memiliki dampak signifikan terhadap pendanaan dan program-program WHO, menempatkan Amerika Serikat di luar kerangka kerja sama kesehatan multilateral utama dunia.Meskipun langkah ini memicu kekhawatiran dari banyak pihak mengenai melemahnya upaya kolektif melawan ancaman kesehatan di masa depan,Presiden Trump menegaskan bahwa penarikan ini adalah langkah untuk melindungi kepentingan nasional Amerika dan memastikan akuntabilitas organisasi internasional. Bagaimana keputusan ini akan memengaruhi kapasitas WHO dan respons global terhadap potensi pandemi berikutnya masih menjadi pertanyaan besar yang terus diamati dunia.

Rekomendasi Berita