Program ANANDA Bersinar, BNNK Buleleng Fokus Lindungi Anak dari Narkotika
- 14 Mar 2026 07:30 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui Program ANANDA Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak). Program ini menitikberatkan pada edukasi sejak usia dini agar generasi muda memahami bahaya narkotika dan mampu menjadi benteng pertama dalam pencegahannya.
Kepala BNNK Buleleng, Komang Yuda Murdianto, menjelaskan bahwa program ANANDA Bersinar merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala BNN RI untuk memperkuat gerakan nasional pemberantasan narkotika yang dimulai dari lingkungan paling dasar, yakni anak-anak dan keluarga. Program ini bahkan sudah mulai diterapkan hingga ke tingkat desa agar pencegahan bisa dilakukan secara lebih luas dan menyentuh masyarakat secara langsung.
“Program ANANDA Bersinar ini merupakan penguatan dari program ANANDA yang sebelumnya sudah berjalan. Intinya, aksi nasional anti narkotika dimulai dari anak-anak, sehingga sejak dini mereka sudah mengenal apa itu narkotika, dampaknya, serta bagaimana menjauhinya,” jelas Komang Yuda Murdianto pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Menurutnya, fenomena penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda, termasuk di wilayah Buleleng. Berdasarkan data dan perhitungan prevalensi yang ada, jumlah masyarakat yang terpapar narkotika masih cukup tinggi meskipun upaya pemberantasan terus dilakukan oleh aparat penegak hukum.
Ia menyebutkan, kerja sama yang kuat antara BNNK Buleleng dengan Polres Buleleng turut memberikan dampak positif dalam menekan peredaran narkotika, khususnya dari sisi jaringan pengedar. Meski demikian, upaya pencegahan tetap harus diperkuat agar masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, tidak terjerumus sebagai pengguna.
“Kalau dari sisi bandar memang sudah mulai menurun karena kerja sama yang erat dengan Polres Buleleng dalam penindakan. Namun dari sisi pencegahan kita tetap harus bergerak, karena yang kita jaga adalah generasi muda agar tidak terpapar narkotika,” tegasnya.
Melalui program ANANDA Bersinar, BNNK Buleleng juga gencar melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya narkotika di berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan ini bahkan dimulai dari anak usia dini, termasuk di tingkat PAUD, TK, hingga sekolah dasar dan menengah di wilayah Buleleng.
Komang Yuda Murdianto menilai, anak-anak masa kini memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi terhadap berbagai hal, termasuk narkotika. Tanpa edukasi yang tepat, rasa penasaran tersebut dapat memicu mereka untuk mencoba tanpa memahami dampak buruk yang ditimbulkan.
“Anak-anak sekarang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka sering mendengar istilah narkotika yang katanya bisa membuat senang atau menghilangkan stres. Jika tidak diberikan edukasi sejak dini, mereka bisa saja mencoba tanpa mengetahui bahaya dan dampaknya bagi kesehatan maupun masa depan,” ujarnya.
Karena itu, BNNK Buleleng berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, guru, dan pemerintah desa, dapat terlibat aktif dalam mendukung Program ANANDA Bersinar. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan generasi muda di Buleleng dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, dan bebas dari ancaman narkotika.