Peringatan 11 Maret, Hari Supersemar
- 11 Mar 2026 08:38 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Setiap tahun pada tanggal 11 Maret diperingati sebagai hari Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Surat itu ditetapkan tanggal 11 Maret 1966.
Merujuk beberapa sumber, penetapan Supersemar dilakukan ketika kepemimpinan Negara Indonesia masih ditangan Presiden Soekarno. Kala itu, banyak terjadi kekacauan dan ketidakstabilan dalam bidang politik.
Krisis yang terjadi merupakan buntut dari peristiwa G30S PKI pada tahun 1965. Kemudian karena G30S PKI diduga menjadi penyebab terbunuhnya tujuh jenderal, maka banyak terjadi reaksi dari masyarakat Indonesia.
Peristiwa berawal usai adanya pemberontakan oleh Gerakan 30 September (G30S) yang terjadi pada 1965. Hal itu mengakibatkan situasi politik di pemerintahan belum stabil sepenuhnya.
Kepercayaan rakyat terhadap Soekarno saat itu pun kian menurun. Pada 12 Januari 1966, rakyat yang sebagian besarnya terdiri atas pelajar dan mahasiswa mengajukan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat).
Tritura berisi tuntutan pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI), pembersihan Kabinet Dwikora dan penurunan harga. Surat Perintah Sebelas Maret menjadi tonggak lahirnya Order Baru (Orba).