Hari Perempuan Internasional, Simak Latar Belakangnya

  • 08 Mar 2026 12:09 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - International Women's Day atau Hari Perempuan Internasional diperingati setiap tahun pada tanggal 8 Maret. Peringatan ini bertujuan untuk menghormati pencapaian perempuan di berbagai bidang seperti sosial, ekonomi, budaya, dan politik perempuan. Selain itu juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesetaraan gender.

Berdasarkan National Today, Sejarah Hari Perempuan Internasional berawal dari aksi protes para pekerja perempuan di New York, Amerika Serikat, pada tahun 1908. Kala itu sekitar 15.000 perempuan turun ke jalan menuntut jam kerja yang lebih manusiawi, upah yang layak dan hak pilih bagi perempuan.

Aksi itu menjadi simbol awal bangkitnya gerakan perempuan yang menuntut keadilan sosial dan politik. Setahun berselang, pada tahun 1909, Partai Sosialis Amerika menyelenggarakan Hari Perempuan Nasional pertama di Amerika Serikat.

Ide untuk memperluas peringatan ini ke tingkat internasional muncul pada tahun 1910 dalam Konferensi Perempuan Sosialis Internasional di Kopenhagen, Denmark. Aktivis perempuan asal Jerman, Clara Zetkin, mengusulkan agar ditetapkan satu hari khusus untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di seluruh dunia.

Usulan itu pun mendapat dukungan dari lebih dari 100 perempuan dari 17 negara. Peringatan Hari Perempuan Internasional pertama kali diperingati pada tahun 1911 di beberapa negara Eropa, termasuk Austria, Denmark, Jerman, dan Swiss. Saat itu, lebih dari satu juta orang berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang menuntut hak perempuan untuk bekerja, memperoleh pendidikan, serta hak untuk berpartisipasi dalam proses politik.

Tanggal 8 Maret kemudian semakin kuat dikaitkan dengan gerakan perempuan usai demonstrasi besar yang dilakukan perempuan di Rusia pada 1917. Dalam aksi yang menuntut 'roti dan perdamaian' di tengah Perang Dunia I, para perempuan memprotes kondisi ekonomi dan perang yang berkepanjangan.

Aksi tersebut menjadi salah satu pemicu Revolusi Rusia 1917. Seiring berjalannya waktu, peringatan Hari Perempuan Internasional semakin meluas ke berbagai negara.

Pada tahun 1975, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara sah mulai memperingati Hari Perempuan Internasional. Hal itu sebagai bagian dari upaya global untuk mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Rekomendasi Berita