Bulog Serui Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman
- 10 Mar 2026 11:08 WIB
- Serui
RRI.CO.ID,Serui- Perum BULOG Kantor Cabang Serui memastikan ketersediaan stok pangan pokok, khususnya beras, gula dan minyak goreng dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying), termasuk dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan maupun dinamika situasi geopolitik global.
Pemimpin Kantor Cabang Serui dalam keterangannya pada Selasa 10 Maret 2026 menyampaikan per hari ini, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG Kantor Cabang Serui mencapai 903 ton.
“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 903 ton, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 1.600 ton, dengan tambahan Stock dalam Perjalanan sekitar 750 ton dari Jatim.‘’ ujarnya.
Selain ketersediaan beras, BULOG juga memastikan pasokan minyak goreng dan gula tetap terjaga. Hal ini didukung dengan ketersediaan Minyak Goreng sebanyak 5.916 Lt. Dan Gula Pasir sebanyak 68 ton. di Perum BULOG Serui.
Dengan kondisi tersebut, BULOG memastikan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng dan gula untuk masyarakat dalam kondisi aman dan terjamin.
“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng dan gula, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan. Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sehubungan dengan itu, masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying),.
“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan di Perum BULOG Kantor cabang serui dalam kondisi aman dan terus memastikan ketersediaannya. Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutup Pemimpin Kantor Cabang Serui.
Sementara Perum BULOG bersama pemerintah terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, termasuk melalui penguatan distribusi, penyerapan produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan.